Ukraina Desak Barat Beri Tekanan Lebih Keras pada Harga Minyak Rusia
Minggu, 04 Desember 2022 - 04:30 WIB
loading...
A
A
A
Baca: Harga Minyak Dunia Melesat 3%, Rusia Diramal Pangkas Produksi 2 Juta Barel
Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina melaporkan, bahwa sejak Jumat pasukan Rusia telah menembakkan lima rudal, melakukan 27 serangan udara dan melancarkan 44 serangan penembakan terhadap posisi militer Ukraina dan infrastruktur sipil.
Kyrylo Tymoshenko, Wakil Kepala Kantor Kepresidenan, mengatakan serangan itu menewaskan satu warga sipil dan melukai empat lainnya di wilayah Donetsk, Ukraina timur.
Menurut Kementerian Pertahanan Inggris, pasukan Rusia “terus menginvestasikan sebagian besar dari keseluruhan upaya militer dan daya tembak mereka” di sekitar kota kecil Bakhmut di Donetsk, yang telah mereka coba kuasai selama berminggu-minggu.
Di provinsi Kherson, Ukraina selatan, yang ibu kotanya dengan nama yang sama dibebaskan oleh pasukan Ukraina tiga minggu lalu setelah mundurnya Rusia, Gubernur Yaroslav Yanushkevich mengatakan evakuasi warga sipil yang terjebak di wilayah yang dikuasai Rusia di seberang Sungai Dnieper akan dilanjutkan untuk sementara.
Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina melaporkan, bahwa sejak Jumat pasukan Rusia telah menembakkan lima rudal, melakukan 27 serangan udara dan melancarkan 44 serangan penembakan terhadap posisi militer Ukraina dan infrastruktur sipil.
Kyrylo Tymoshenko, Wakil Kepala Kantor Kepresidenan, mengatakan serangan itu menewaskan satu warga sipil dan melukai empat lainnya di wilayah Donetsk, Ukraina timur.
Menurut Kementerian Pertahanan Inggris, pasukan Rusia “terus menginvestasikan sebagian besar dari keseluruhan upaya militer dan daya tembak mereka” di sekitar kota kecil Bakhmut di Donetsk, yang telah mereka coba kuasai selama berminggu-minggu.
Di provinsi Kherson, Ukraina selatan, yang ibu kotanya dengan nama yang sama dibebaskan oleh pasukan Ukraina tiga minggu lalu setelah mundurnya Rusia, Gubernur Yaroslav Yanushkevich mengatakan evakuasi warga sipil yang terjebak di wilayah yang dikuasai Rusia di seberang Sungai Dnieper akan dilanjutkan untuk sementara.
(esn)
Lihat Juga :