Profil Asim Munir, Panglima Militer Baru Pakistan dengan Riwayat Karier Mentereng

Jum'at, 25 November 2022 - 20:07 WIB
loading...
Profil Asim Munir, Panglima Militer Baru Pakistan dengan Riwayat Karier Mentereng
Letnan Jenderal Asim Munir terpilih sebagai Panglima Angkatan Darat Pakistan yang baru. Foto/Al Jazeera
A A A
JAKARTA - Letnan Jenderal Asim Munir terpilih sebagai Panglima Angkatan Darat Pakistan yang baru. Hal ini secara tegas mengakhiri berbagai spekulasi yang muncul selama belakangan terakhir.

Dikutip dari laman The Express Tribune, Jumat(25/11/2022), penunjukan ini dilakukan setelah Presiden Arif Alvi yang telah menyetujui rekomendasi yang diberikan Perdana Menteri Shehbaz Sharif terkait calon Panglima AD.

Dalam tugasnya yang baru, Asim Munir menggantikan Jenderal Qamar Javed Bajwa yang memasuki masa pensiun. Lantas, siapakah sebenarnya sosok Asim Munir ini?

Baca: Panglima Militer Pakistan Akui Campur Tangan Militer dalam Politik

Pada riwayat kariernya, Asim pernah menjadi kepala badan intelijen paling berpengaruh di Pakistan, yakni Inter-Service Intelligence (ISI) dan the Military Intelligence (MI). Selain itu, dia juga dikenal sebagai jenderal berpangkat paling senior setelah Panglima Qamar Javed Bajwa.

Dikutip dari laman Al Jazeera, Asim Munir bergabung dengan militer Pakistan melalui Mangla Officers Training School (OTS). Kala itu, dia meraih Pedang Kehormatan yang selalu diberikan kepada kadet dengan kinerja terbaik.

Pada penugasannya, dia pernah memimpin sebuah divisi di wilayah utara Pakistan, termasuk Kashmir yang disengketakan. Saat ini, Asim Munir dianggap sebagai perwira tinggi yang memiliki reputasi ‘sempurna’ di militer Pakistan.

Pada tahun 2017, dia didaulat sebagai Kepala Intelijen Militer (MI), sebuah satuan yang bertugas mengurusi urusan dalam negeri Angkatan Darat. Saat promosi menjadi bintang 3, dia ditugaskan untuk bertanggung jawab atas Inter-Services Intelligence (ISI).

Baca: PM Pakistan Sangkal Terlibat dalam Upaya Pembunuhan Imran Khan

Sayangnya, jabatan tersebut tak didudukinya cukup lama. Delapan bulan berselang, dia turun. Ada desas-desus yang menyebut hal ini karena dia disingkirkan mantan Perdana Menteri Imran Khan.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2035 seconds (11.97#12.26)