Henry Kissinger: Tak Bijaksana bagi AS Masukkan Ukraina ke NATO

Sabtu, 01 Oktober 2022 - 20:18 WIB
loading...
Henry Kissinger: Tak...
Mantan Menteri Luar Negeri AS Henry Kissinger sebut tidak bijaksana bagi Amerika untuk memasukkan Ukraina ke NATO. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Upaya Washington untuk memasukkan Ukraina ke dalam NATO setelah runtuhnya Uni Soviet tidak bijaksana. Demikian disampaikan mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Henry Kissinger.

Berbicara kepada The Council on Foreign Relations, sebuah lembaga think tank non-partisan AS, diplomat veteran berusia 99 tahun itu berpendapat bahwa Washington berusaha tanpa pandang bulu untuk memasukkan semua mantan anggota blok Soviet di bawah payungnya setelah tembok Berlin runtuh. "Dan bahwa seluruh wilayah antara pusat Eropa dan perbatasan Rusia menjadi terbuka untuk direstrukturisasi," ujarnya.

“Dari sudut pandang Rusia, Amerika Serikat kemudian berusaha untuk mengintegrasikan seluruh wilayah ini, tanpa kecuali, ke dalam sistem strategis yang dipimpin Amerika,” katanya, seraya menambahkan bahwa perkembangan ini pada dasarnya menghilangkan “sabuk pengaman” bersejarah Rusia.

Baca juga: 4 Wilayahnya Dicaplok Rusia, Ukraina Resmi Lamar Gabung NATO

"Bukanlah kebijakan Amerika yang bijaksana untuk mencoba memasukkan Ukraina ke dalam NATO," ujarnya, seperti dikutip Russia Today, Sabtu (1/10/2022).

Dia, bagaimanapun, tidak percaya bahwa halini membenarkan upaya Presiden Rusia Vladimir Putin untuk memasukkan kembali Ukraina ke dalam lingkup pengaruh Moskow dengan “serangan mendadak".

Kissinger mengatakan dia tidak tahu apakah mungkin untuk berdamai dengan pemimpin Rusia, tetapi menekankan bahwa Barat harus mencari kesempatan untuk pengaturan yang menjamin kebebasan Ukraina dan menjaga negara bagian dari sistem Eropa.

Selain itu, Kissinger berpendapat bahwa di satu sisi, Rusia telah sudah kalah perang karena kemampuannya untuk mengancam Eropa dengan serangan konvensional, yang telah dinikmati selama beberapa dekade atau bahkan berabad-abad, kini telah terbukti diatasi.

Meski begitu, mantan menteri luar negeri itu mengisyaratkan bahwa cepat atau lambat, Barat dan Rusia harus terlibat dalam dialog. “Beberapa dialog, mungkin pada tingkat tidak resmi, mungkin dalam cara eksplorasi sangat penting,” katanya, menambahkan bahwa “di lingkungan nuklir” hasil seperti itu lebih disukai daripada keputusan medan perang.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Krisis Global Jadi Topik...
Krisis Global Jadi Topik Hangat Simulasi Sidang PBB di Bangkok, Delegasi Indonesia Mendominasi
Rekomendasi
Kejar Pendapatan per...
Kejar Pendapatan per Kapita RI Lampaui USD15 Ribu, Purbaya Ungkap Kuncinya
BPIP Gelar Penguatan...
BPIP Gelar Penguatan Kebajikan Pancasila, Marinus Gea: Harus Dihidupi, Bukan Sekadar Dihafalkan
Ironi Polestar: Dirakit...
Ironi Polestar: Dirakit di Amerika, tapi Tetap Dilarang Karena Software China
Berita Terkini
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved