China Dituding Bersiap Rebut Taiwan pada 2027

Minggu, 18 September 2022 - 00:01 WIB
loading...
China Dituding Bersiap...
Helikopter Angkatan Laut China mengikuti latihan militer di perairan sekitar Taiwan, di lokasi yang dirahasiakan pada 8 Agustus 2022. Foto/Komando Teater Timur/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Wakil Direktur CIA David Cohen mengatakan Presiden China Xi Jinping ingin militernya mampu merebut Taiwan pada tahun 2027, menurut seorang koresponden CNN.

Meski demikian, Cohen dilaporkan telah mengatakan badan tersebut masih percaya China menginginkan reunifikasi damai dengan pulau itu.

Pernyataan Cohen dilaporkan jurnalis CNN Katie Bo Lillis, yang dia sendiri mengatakan Xi tidak mempersiapkan invasi tertentu ke Taiwan, melainkan menginginkan “kemampuan untuk mengambil kendali Taiwan dengan paksa.”

"Dia belum membuat keputusan untuk melakukan itu, tetapi dia telah meminta militernya menempatkan dia pada posisi di mana jika itu yang dia ingin lakukan, dia akan bisa," papar Cohen seperti dikutip Lillis.

Baca juga: Spesifikasi Fujian, Kapal Induk China yang Paling Canggih

“Masih penilaian (Komunitas Intelijen) secara keseluruhan bahwa kepentingan Xi di Taiwan adalah untuk mendapatkan kendali melalui cara-cara nonmiliter,” papar Cohen.

Beijing telah secara terbuka menyatakan mereka bermaksud menyatukan kembali Taiwan dengan daratan China dengan cara damai.

Dalam buku putih yang diterbitkan pada bulan Agustus, pemerintah China menegaskan komitmen untuk cara-cara non-militer, tetapi mencadangkan “opsi untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan.”

Taiwan menolak pendekatan “satu negara, dua sistem” yang ditetapkan dalam buku putih, dengan Taipei menyatakan hanya rakyat Taiwan yang akan memutuskan masa depan mereka.

Taiwan telah memerintah sendiri sejak pasukan nasionalis yang dipimpin Chiang Kai-shek melarikan diri ke pulau itu pada tahun 1949, setelah mereka kalah perang saudara dari Komunis.

Pemerintah AS telah secara resmi mengakui, tetapi tidak mendukung, kedaulatan China atas Taiwan sejak tahun 1970-an.

Ketegangan di Selat Taiwan mencapai titik didih bulan lalu, menyusul kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taipei.

Dengan Pelosi menjadi anggota partai politik Presiden AS Joe Biden dan berada di urutan kedua dalam garis suksesi kepresidenan, China menganggap kunjungan itu sebagai dukungan diam-diam atas kemerdekaan Taiwan.

Beijing menanggapinya dengan meluncurkan latihan militer skala besar di sekitar Taiwan. Kapal perang AS menjawab latihan ini dengan berlayar melalui selat, sementara Taiwan mengadakan latihan militernya sendiri.

Pada saat artikel ini dirilis, Beijing belum mengomentari klaim terbaru soal upaya merebut Taiwan tersebut.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Gawat! Delegasi Iran...
Gawat! Delegasi Iran Walk Out dari Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved