Ratu Elizabeth II Meninggal, Orang-orang India Minta Berlian Kohinoor Dikembalikan

Sabtu, 10 September 2022 - 14:45 WIB
loading...
A A A
Maharaja Kerajaan Sikh, Ranjit Singh, membawanya kembali ke India setelah mengambilnya dari pemimpin Afghanistan; Shah Shujah Durrani.

Itu kemudian diakuisisi oleh Inggris selama aneksasi Punjab. East India Company mendapatkan batu itu pada akhir tahun 1840-an, setelah memaksa Maharaja Dunjeep Singh yang baru berusia 10 tahun untuk menyerahkan tanah dan harta miliknya.

Perusahaan itu kemudian mempersembahkan berlian Kohinoor kepada Ratu Victoria.

Pangeran Albert, suami Ratu Victoria, memintanya untuk dipotong ulang dan dipasang di mahkota Ratu Alexandra dan Ratu Mary sebelum ditempatkan di mahkota Ibu Suri pada tahun 1937.

Ibu Suri mengenakan sebagian mahkota pada penobatan putrinya; Ratu Elizabeth II, pada tahun 1953.

Kohinoor telah menjadi salah satu perhiasan terkenal pada mahkota kerjaan Inggris sejak saat itu, tetapi pemerintah di Iran, Afghanistan, Pakistan, dan India semuanya telah mengeklaim berlian tersebut.

Meskipun tidak ada rencana untuk masa depan perhiasan yang telah diungkapkan, prospek untuk tetap berada di Inggris telah mendorong banyak pengguna Twitter di India agar mengembalikannya.

"Jika Raja tidak mau memakai Kohinoor, kembalikan," tulis salah satu warga India pengguna akun Twitter @GabbbarSingh.

Yang lain mengatakan berlian itu "dicuri" oleh Inggris, yang menciptakan kekayaan dari "kematian", "kelaparan", dan "penjarahan".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Gawat! Delegasi Iran...
Gawat! Delegasi Iran Walk Out dari Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
30 Orang Tewas Akibat...
30 Orang Tewas Akibat Bentrok Antaretnis yang Pecah di India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved