AS Akan Persenjatai Ukraina dengan NASAMS, Sistem Rudal yang Juga Dimiliki Indonesia
Minggu, 28 Agustus 2022 - 03:23 WIB
loading...
A
A
A
“Raytheon Missiles & Defense dan mitra kami bekerja dengan rajin untuk segera memberikan kemampuan pertahanan udara yang penting dan terbukti ini untuk membantu rakyat Ukraina mempertahankan tanah air mereka,” kata Tom Laliberty, presiden Land Warfare & Air Defense, area bisnis Raytheon Missiles & Defense.
"Ukraina akan bergabung dengan selusin negara di seluruh dunia yang mengandalkan NASAMS untuk mengalahkan banyak ancaman, termasuk rudal jelajah, pesawat terbang, dan sistem tak berawak."
NASAMS adalah sistem pertahanan udara berbasis darat jarak pendek hingga menengah yang terdistribusi dan berjejaring yang dikembangkan oleh Raytheon yang berbasis di Amerika Serikat dan Kongsberg Defense & Aerospace (KDA) yang berbasis di Norwegia.
Sistem ini bertahan melawan kendaraan udara tak berawak, helikopter, rudal jelajah, kendaraan udara tempur tak berawak, dan pesawat terbang.
Indonesia diketahui telah mengoperasikan Norwegian Advanced Surface to Air Missile System 2 (NASAMS 2) yang dipesannya dari Kongsberg pada tahun 2017.
"Ukraina akan bergabung dengan selusin negara di seluruh dunia yang mengandalkan NASAMS untuk mengalahkan banyak ancaman, termasuk rudal jelajah, pesawat terbang, dan sistem tak berawak."
NASAMS adalah sistem pertahanan udara berbasis darat jarak pendek hingga menengah yang terdistribusi dan berjejaring yang dikembangkan oleh Raytheon yang berbasis di Amerika Serikat dan Kongsberg Defense & Aerospace (KDA) yang berbasis di Norwegia.
Sistem ini bertahan melawan kendaraan udara tak berawak, helikopter, rudal jelajah, kendaraan udara tempur tak berawak, dan pesawat terbang.
Indonesia diketahui telah mengoperasikan Norwegian Advanced Surface to Air Missile System 2 (NASAMS 2) yang dipesannya dari Kongsberg pada tahun 2017.
Lihat Juga :