Aneksasi Tepi Barat, Palestina Minta ICC Selidiki Trump dan Netanyahu

Selasa, 30 Juni 2020 - 21:58 WIB
loading...
A A A
Di bawah skema Perdamaian untuk Kemakmuran, sebuah negara Palestina merdeka yang terputus-putus akan didirikan di Tepi Barat dan Jalur Gaza melalui pertukaran tanah dan aneksasi Israel. Ini akan membuat wilayah Palestina menjadi wilayah kepulauan yang disatukan melalui serangkaian terowongan dan jembatan, tanpa kontrol perbatasannya sendiri.

Namun, unsur-unsur pemerintah Israel tampaknya ingin terus maju dengan aneksasi dengan atau tanpa koordinasi AS, dan rencananya dapat diungkapkan pada hari Rabu esok. Washington mungkin masih memberikan restu publik untuk langkah seperti itu, meskipun itu diambil tanpa bergerak menuju pembentukan negara Palestina sebagaimana diuraikan dalam rencana Perdamaian untuk Kesejahteraan.

"Aneksasi bagian dari Tepi Barat oleh Israel adalah kejahatan internasional yang didefinisikan dalam Pengadilan Kriminal Internasional Statuta Roma. Ini sangat terkait dengan kejahatan perang karena mengubah populasi wilayah yang diduduki," jelas Schabas.

Upaya untuk menyelidiki Israel di ICC sebelumnya sangat sengit.

Akhir tahun lalu, jaksa ICC Fatou Bensouda mengumumkan penyelidikan skala penuh terhadap pelanggaran Israel terhadap Palestina di Tepi Barat dan Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Usai Serang Iran, Trump...
Usai Serang Iran, Trump Briefing Netanyahu tentang Taktik AS di Teluk
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Adara Ajak Masyarakat...
Adara Ajak Masyarakat Berkarya untuk Al-Aqsa dan Palestina melalui Art & Craft for Palestine
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
Usia Tembus Seabad,...
Usia Tembus Seabad, Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad Ulang Tahun Ke-101
Rekomendasi
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
Beauty Matchmaking 2026,...
Beauty Matchmaking 2026, Otto Media Perkuat Koneksi Brand Kecantikan-Kreator Konten
Jalur Mandiri Ujian...
Jalur Mandiri Ujian Tulis UNJ 2026 Masih Buka Pendaftaran, Simak Persyaratannya
Berita Terkini
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved