4 Muslim Dibunuh di AS, Presiden Biden: Saya Marah dan Sedih!
Senin, 08 Agustus 2022 - 09:14 WIB
loading...
Presiden Joe Biden marah dan sedih atas pembunuhan empat pria Muslim di New Mexico, Amerika Serikat. Foto/REUTERS
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Joe Biden mengecam pembunuhan empat pria Muslim di negara bagian New Mexico, Amerika Serikat (AS) , yang menurut polisi mungkin terkait dan bisa jadi merupakan kejahatan rasial.
“Saya marah dan sedih dengan pembunuhan mengerikan empat pria Muslim di Albuquerque,” kata Biden di Twitter pada Minggu.
“Sementara kami menunggu penyelidikan penuh, doa saya bersama keluarga korban, dan pemerintahan saya mendukung komunitas Muslim. Serangan kebencian ini tidak memiliki tempat di Amerika," lanjut Biden.
Polisi di Albuquerque, kota terbesar di New Mexico, mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka sedang menyelidiki pembunuhan tiga pria Muslim yang sekarang mereka curigai terkait dengan pembunuhan keempat dari tahun lalu.
Baca juga: Mengerikan, 3 Polisi AS Pukuli Remaja Muslim Berkali-kali meski Sudah Tak Berdaya
Polisi Albuquerque mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka menemukan korban terbaru pada Jumat malam lalu. Jasad korban ditemukan di dekat kantor Layanan Keluarga Lutheran yang memberikan bantuan kepada para pengungsi.
“Saya marah dan sedih dengan pembunuhan mengerikan empat pria Muslim di Albuquerque,” kata Biden di Twitter pada Minggu.
“Sementara kami menunggu penyelidikan penuh, doa saya bersama keluarga korban, dan pemerintahan saya mendukung komunitas Muslim. Serangan kebencian ini tidak memiliki tempat di Amerika," lanjut Biden.
Polisi di Albuquerque, kota terbesar di New Mexico, mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka sedang menyelidiki pembunuhan tiga pria Muslim yang sekarang mereka curigai terkait dengan pembunuhan keempat dari tahun lalu.
Baca juga: Mengerikan, 3 Polisi AS Pukuli Remaja Muslim Berkali-kali meski Sudah Tak Berdaya
Polisi Albuquerque mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka menemukan korban terbaru pada Jumat malam lalu. Jasad korban ditemukan di dekat kantor Layanan Keluarga Lutheran yang memberikan bantuan kepada para pengungsi.
Lihat Juga :