Alasan Mengapa China Tak Tembak Jatuh Pesawat Ketua DPR AS di Taiwan

Kamis, 04 Agustus 2022 - 12:40 WIB
loading...
A A A
Memang ada seruan agar militer China menembak jatuh pesawat Pelosi jika nekat mendarat di Taiwan. Namun, itu bukan ancaman atau pernyataan resmi dari pemerintah China, melainkan dari media dan tokoh di negara tersebut.

Hu Xijin, mantan pemimpin redaksi media pemerintah Global Times, adalah tokoh China yang menyarankan militer China menembak jatuh pesawat Pelosi jika nekat mengunjungi Taiwan.

"Jika jet tempur AS mengawal pesawat Pelosi ke Taiwan, itu adalah invasi,” tulis Hu Xijin di Twitter.

“PLA memiliki hak untuk secara paksa menghalau pesawat Pelosi dan jet tempur AS, termasuk menembakkan tembakan peringatan dan melakukan gerakan taktis penghalang. Jika tidak efektif, tembak jatuh," lanjut Hu sebelum tweet provokatifnya dihapus.

Global Times sebelumnya juga membuat seruan agar jet tempur China menembakkan peluru di depan pesawat Pelosi sebagai peringatan jika nekat mendarat di Taiwan.

Mengutip pakar penerbangan militer China, Fu Qianshao, Global Times melaporkan bahwa Angkatan Udara negara itu mampu melakukan patroli rutin di sekitar Taiwan, yang berarti bahwa upaya pejabat AS untuk mencapai pulau itu tidak akan luput dari perhatian.

“Jika pesawat Pelosi memasuki area latihan kami, kami harus mengambil tindakan untuk mengeluarkan, mencegat, mengawal, dan mengirim peringatan radio,” kata pakar tersebut.

"Tetapi jika tindakan itu tidak berhasil dan Pelosi berhasil, pesawat tempur kami mungkin akan menembakkan peluru secara diagonal di depan pesawat Pelosi sebagai peringatan lebih lanjut,” tegas Fu.

Sementara itu, mantan Ketua DPR AS Newt Gingrich—yang mengunjungi Taiwan pada 1997—mengatakan dalam wawancara dengan Fox News pada Selasa (2/8/2022) bahwa Pelosi harus pergi ke Taiwan karena mundur akan mendorong lebih banyak perilaku buruk dari China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Heboh Bendera Saudi...
Heboh Bendera Saudi Tak Diletakkan di Atas Rumput Selama Laga Piala Dunia, Kenapa?
Rekomendasi
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
6 Pekan, Houthi Tembak...
6 Pekan, Houthi Tembak Jatuh 7 Drone AS Senilai Rp3,4 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved