Israel Tangkap Pemimpin Jihad Islam, Hadapi Risiko Pembalasan
Rabu, 03 Agustus 2022 - 17:03 WIB
loading...
Israel Tangkap Pemimpin Jihad Islam, Hadapi Risiko Pembalasan. FOTO/Reuters
A
A
A
TEPI BARAT - Tentara Israel menutup daerah dekat perbatasan Gaza untuk warga sipil pada Selasa (2/8/2022), dengan alasan risiko pembalasan setelah penangkapan anggota senior Jihad Islam Palestina, semalam.
Bassem Al-Saadi, seorang tokoh senior di tubuh sayap politik Jihad Islam di Tepi Barat, ditangkap pada Selasa malam di kota Jenin, Tepi Barat. Ia ditangkap bersama dengan dua orang lainnya dalam sebuah penggerebekan.
Baca: Ditembak Tentara Israel, Pria Palestina Penderita Gangguan Mental Tewas
Seorang warga Palestina berusia 17 tahun dilaporkan ditembak mati oleh pasukan Israel selama serangan itu. Jihad Islam mengidentifikasi remaja itu sebagai Dirar Al-Kafrayni, dan mengatakan dia adalah anggota kelompok itu dan “martir heroik kami.”
Ketika berita tentang serangan mematikan itu menyebar, orang banyak mulai berkumpul di kamp pengungsi Jenin dan kota terdekat Nablus. Para pendukung menyuarakan solidaritas dengan Jihad Islam. Tentara Israel memblokir jalan-jalan dan menghentikan lalu lintas kereta api di dekat perbatasan Gaza sebagai persiapan untuk serangan balasan.
Sebuah sumber Palestina mengidentifikasi orang kedua yang ditahan sebagai menantu Al-Saadi, seorang penggalang dana berbasis di Jenin untuk kelompok militan, AFP melaporkan. “Al-Saadi terluka oleh seekor anjing tentara Israel selama penangkapannya,” kata seorang sumber Palestina.
Tentara Israel mengatakan, tersangka telah beroperasi bersama polisi, yang menangkap "dua tersangka teroris yang dicari". Israel telah menangkap Al-Saadi beberapa kali di masa lalu, dengan beberapa tuduhan kriminal yang mengarah ke hukuman penjara total 15 tahun.
Bassem Al-Saadi, seorang tokoh senior di tubuh sayap politik Jihad Islam di Tepi Barat, ditangkap pada Selasa malam di kota Jenin, Tepi Barat. Ia ditangkap bersama dengan dua orang lainnya dalam sebuah penggerebekan.
Baca: Ditembak Tentara Israel, Pria Palestina Penderita Gangguan Mental Tewas
Seorang warga Palestina berusia 17 tahun dilaporkan ditembak mati oleh pasukan Israel selama serangan itu. Jihad Islam mengidentifikasi remaja itu sebagai Dirar Al-Kafrayni, dan mengatakan dia adalah anggota kelompok itu dan “martir heroik kami.”
Ketika berita tentang serangan mematikan itu menyebar, orang banyak mulai berkumpul di kamp pengungsi Jenin dan kota terdekat Nablus. Para pendukung menyuarakan solidaritas dengan Jihad Islam. Tentara Israel memblokir jalan-jalan dan menghentikan lalu lintas kereta api di dekat perbatasan Gaza sebagai persiapan untuk serangan balasan.
Sebuah sumber Palestina mengidentifikasi orang kedua yang ditahan sebagai menantu Al-Saadi, seorang penggalang dana berbasis di Jenin untuk kelompok militan, AFP melaporkan. “Al-Saadi terluka oleh seekor anjing tentara Israel selama penangkapannya,” kata seorang sumber Palestina.
Tentara Israel mengatakan, tersangka telah beroperasi bersama polisi, yang menangkap "dua tersangka teroris yang dicari". Israel telah menangkap Al-Saadi beberapa kali di masa lalu, dengan beberapa tuduhan kriminal yang mengarah ke hukuman penjara total 15 tahun.
Lihat Juga :