Pejuang AS Hilang dalam Perang, Biden: Warga Amerika Seharusnya Tidak ke Ukraina

Sabtu, 18 Juni 2022 - 00:34 WIB
loading...
A A A
"Kami tidak tahu di mana keberadaan mereka. Kami bekerja sangat keras untuk mempelajari lebih lanjut tentang warga Amerika yang sekarang hilang ini. Hati kami tertuju pada keluarga mereka selama masa sulit yang mereka alami ini," ujar Jean-Pierre selama konferensi pers, saat dia meminta warga Amerika untuk menahan diri dari bepergian ke Ukraina.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan Washington belum mengajukan pertanyaan resmi dengan Moskow tentang dua tentara bayaran AS yang dilaporkan ditangkap pasukan Rusia di dekat Kharkov.

“Saya tidak memiliki informasi seperti itu, dan saya telah memeriksanya setiap hari. Saya akan memeriksanya hari ini juga. Kami mengungkapkan kepada publik semua informasi tentang nasib tentara bayaran yang ditahan atau mereka yang diadili… Saya ingin menegaskan kembali bahwa Saya akan memeriksa ulang apakah ada informasi tambahan tentang masalah ini," papar Zakharova kepada acara Solovyov Live.

Pada Jumat (17/6/2022), Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan saat ini, Polandia memimpin daftar negara dalam hal jumlah tentara bayaran yang dikirim ke Ukraina dengan 1.831 tentara, diikuti Kanada dengan 601 pejuang dan Amerika Serikat dengan 530 orang.

Pada 17 Juni, total 6.956 tentara bayaran dan spesialis senjata dari 64 negara telah tiba di Ukraina sejak awal operasi khusus, menurut Kementerian Pertahanan Rusia.

Rusia melancarkan operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari 2022 setelah Republik Donbass yang baru diakui kemerdekaannya meminta bantuan dalam mempertahankan diri dari serangan intensif oleh pasukan Ukraina dan batalyon nasionalis.

Sejak itu, Moskow telah berulang kali menekankan hukum internasional melarang penggunaan tentara bayaran dalam konflik bersenjata, dan tentara bayaran tidak berhak atas status kombatan, tawanan perang (POW), atau salah satu kategori orang yang dilindungi yang disediakan Konvensi Jenewa.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Terungkap! Drone Iran...
Terungkap! Drone Iran Tembus Fasilitas CIA di Arab Saudi dengan Akurasi Tinggi
Rekomendasi
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Berita Terkini
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Infografis
Terinspirasi Perang...
Terinspirasi Perang Revolusi AS, Ribuan Demonstran Turun ke Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved