Biden Kunjungi Situs Peringatan Korban Penembakan Massal New York

Rabu, 18 Mei 2022 - 01:00 WIB
loading...
A A A
"Biden akan meminta orang Amerika untuk tidak memberikan tempat yang aman bagi kebencian, dan untuk menolak kebohongan kebencian rasial yang meradikalisasi, memecah belah kita, dan menyebabkan tindakan kekerasan rasis yang kita lihat pada hari Sabtu yang merenggut nyawa 10 orang. dari warga negara kita," menurut pejabat itu.

Baca juga: Wali Kota London Sadiq Khan Masuk Daftar Target Pembunuhan Penembak Buffalo

Biden juga akan meminta Kongres AS untuk mengambil langkah legislatif guna melarang mereka yang memiliki penyakit mental memperoleh senjata.

Josh Geltzer, wakil penasihat keamanan dalam negeri di Dewan Keamanan Nasional, telah menyarankan tindakan eksekutif baru pada senjata bisa datang tetapi tidak memberikan penjelasan terperinci.

"Kami memiliki masalah senjata api di negara ini," kata Geltzer kepada Kaitlan Collins dari CNN pada "New Day."

"Akhir pekan ini membawa pulang itu, tidak hanya di Buffalo, tetapi di tempat lain di negara ini. Dan Anda akan mendengar lebih banyak dari Presiden tentang bagaimana kami akan terus menggunakan tindakan eksekutif di mana kami bisa mencoba melindungi orang Amerika," ujarnya.

Pejabat itu mengatakan Biden juga diharapkan untuk mengatasi motif rasis penembak dalam sambutannya dari Buffalo, menyerukan orang Amerika untuk mencari persatuan yang lebih sempurna yang merangkul keragaman yang telah menjadikan AS bangsa terkuat dan paling dinamis dalam sejarah dunia.

Baca juga: Pelaku Penembakan Massal di AS Siarkan Aksinya via Livestreaming

Biden mengutuk penembakan di Buffalo dalam sebuah pernyataan pada Sabtu malam.

"Setiap tindakan terorisme domestik, termasuk tindakan yang dilakukan atas nama ideologi nasionalis kulit putih yang menjijikkan, bertentangan dengan semua yang kami perjuangkan di Amerika," ujarnya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1146 seconds (10.101#12.26)