Pisah dari Georgia, Ossetia Selatan Referendum Gabung Rusia 17 Juli
Sabtu, 14 Mei 2022 - 05:41 WIB
loading...
A
A
A
“Kami akan pulang,” kata Bibilov di aplikasi perpesanan Telegram. "Waktunya telah tiba untuk bersatu sekali dan untuk selamanya."
“Osetia Selatan dan Rusia akan bersama. Ini adalah awal dari cerita baru yang besar,” imbuh pemimpin yang akan lengser tersebut.
Bibilov kalah dalam pemilu awal bulan ini. Rusia telah menyatakan harapan pemimpin yang akan datang, Alan Gagloev, akan menjaga kesinambungan dalam hubungan dengan Moskow.
Pengumuman tanggal referendum itu datang pada hari ke-79 operasi militer Rusia di Ukraina, di mana ribuan orang tewas dan lebih dari enam juta orang melarikan diri dari negara yang pro-Barat tersebut.
Wilayah separatis pro-Moskow di Ukraina timur, Donetsk dan Luhansk, juga telah menyatakan minatnya untuk bergabung dengan Rusia.
“Osetia Selatan dan Rusia akan bersama. Ini adalah awal dari cerita baru yang besar,” imbuh pemimpin yang akan lengser tersebut.
Bibilov kalah dalam pemilu awal bulan ini. Rusia telah menyatakan harapan pemimpin yang akan datang, Alan Gagloev, akan menjaga kesinambungan dalam hubungan dengan Moskow.
Pengumuman tanggal referendum itu datang pada hari ke-79 operasi militer Rusia di Ukraina, di mana ribuan orang tewas dan lebih dari enam juta orang melarikan diri dari negara yang pro-Barat tersebut.
Wilayah separatis pro-Moskow di Ukraina timur, Donetsk dan Luhansk, juga telah menyatakan minatnya untuk bergabung dengan Rusia.
Lihat Juga :