Putin Ancam Serang NATO dengan Nuklir, Isyarat Bakal Perang Dunia III
Kamis, 28 April 2022 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Ancaman mengerikan Putin muncul beberapa jam setelah raksasa energi Rusia Gazprom memutuskan pasokan gas ke Polandia dan Bulgaria, yang memicu kecaman luas dari negara-negara Barat.
Para pemimpin Polandia dan Bulgaria menuduh Rusia menggunakan gas alam untuk memeras negara mereka. Uni Eropa menggemakan komentar itu dan berencana mengadakan pertemuan darurat.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, mengatakan serangan Moskow dapat diizinkan terhadap sasaran militer negara-negara anggota NATO.
"Apakah kita memahami dengan benar bahwa demi mengganggu logistik pasokan militer, Rusia dapat menyerang sasaran militer di wilayah negara-negara NATO yang memasok senjata ke rezim Kiev?" katanya.
"Bagaimanapun, ini secara langsung menyebabkan kematian dan pertumpahan darah di wilayah Ukraina. Sejauh yang saya mengerti, Inggris adalah salah satu negara itu," ujarnya, seperti dikutip dari The Mirror, Kamis (28/4/2022).
Sebelumnya, pada hari Selasa, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov memperingatkan risiko perang nuklir sekarang cukup besar karena negara-negara Barat terus memasok pasukan Ukraina dengan senjata.
Para pemimpin Polandia dan Bulgaria menuduh Rusia menggunakan gas alam untuk memeras negara mereka. Uni Eropa menggemakan komentar itu dan berencana mengadakan pertemuan darurat.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, mengatakan serangan Moskow dapat diizinkan terhadap sasaran militer negara-negara anggota NATO.
"Apakah kita memahami dengan benar bahwa demi mengganggu logistik pasokan militer, Rusia dapat menyerang sasaran militer di wilayah negara-negara NATO yang memasok senjata ke rezim Kiev?" katanya.
"Bagaimanapun, ini secara langsung menyebabkan kematian dan pertumpahan darah di wilayah Ukraina. Sejauh yang saya mengerti, Inggris adalah salah satu negara itu," ujarnya, seperti dikutip dari The Mirror, Kamis (28/4/2022).
Sebelumnya, pada hari Selasa, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov memperingatkan risiko perang nuklir sekarang cukup besar karena negara-negara Barat terus memasok pasukan Ukraina dengan senjata.
(min)
Lihat Juga :