AS Perpanjang Darurat Kesehatan Masyarakat Terkait COVID-19
Kamis, 14 April 2022 - 02:00 WIB
loading...
AS Perpanjang Darurat Kesehatan Masyarakat Terkait COVID-19. FOTO/Reuters
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) pada Rabu (13/4/2022) memperbarui darurat kesehatan masyarakat COVID-19 , yang memungkinkan jutaan orang Amerika tetap mendapatkan tes, vaksin, dan perawatan gratis setidaknya selama tiga bulan lagi.
Darurat kesehatan masyarakat awalnya diumumkan pada Januari 2020, ketika pandemi virus Corona dimulai. Darurat kesehatan itu telah diperbarui setiap kuartal, sejak dan akan berakhir pada 16 April.
Baca: Dua Orang di India Meninggal Setelah Disuntik Vaksin COVID-19
Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (HHS) AS dalam sebuah pernyataan mengatakan, pihaknya memperpanjang darurat kesehatan masyarakat dan akan memberi negara bagian pemberitahuan 60 hari sebelum penghentian atau kedaluwarsa.
"Kami semua memiliki akses ke cakupan dan kami telah dapat memanfaatkan ketersediaan pengujian, perawatan, dan vaksin COVID-19, sebagian besar tanpa biaya selama darurat kesehatan masyarakat, tetapi tidak semua item ini akan terus berlanjut ketika darurat kesehatan masyarakat berakhir," kata Dr Juliette Cubanski, Wakil Direktur Program Kebijakan Medicare Yayasan Keluarga Kaiser, seperti dikutip dari Reuters.
Dilaporkan pula, pemerintah AS telah membayar untuk tes, vaksin, dan perawatan tertentu bagi mereka yang dicakup oleh program asuransi kesehatan Medicare dan Medicaid. Pemerintah juga mewajibkan perusahaan asuransi swasta untuk menanggung biaya penuh tes dan vaksin melalui dana darurat kesehatan masyarakat.
Anggaran kedua dana federal yang telah digunakan untuk menguji, merawat, dan memvaksinasi orang yang tidak diasuransikan telah mengering, ketika Kongres memperdebatkan berapa banyak lagi yang harus dialokasikan.
Darurat kesehatan masyarakat awalnya diumumkan pada Januari 2020, ketika pandemi virus Corona dimulai. Darurat kesehatan itu telah diperbarui setiap kuartal, sejak dan akan berakhir pada 16 April.
Baca: Dua Orang di India Meninggal Setelah Disuntik Vaksin COVID-19
Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (HHS) AS dalam sebuah pernyataan mengatakan, pihaknya memperpanjang darurat kesehatan masyarakat dan akan memberi negara bagian pemberitahuan 60 hari sebelum penghentian atau kedaluwarsa.
"Kami semua memiliki akses ke cakupan dan kami telah dapat memanfaatkan ketersediaan pengujian, perawatan, dan vaksin COVID-19, sebagian besar tanpa biaya selama darurat kesehatan masyarakat, tetapi tidak semua item ini akan terus berlanjut ketika darurat kesehatan masyarakat berakhir," kata Dr Juliette Cubanski, Wakil Direktur Program Kebijakan Medicare Yayasan Keluarga Kaiser, seperti dikutip dari Reuters.
Dilaporkan pula, pemerintah AS telah membayar untuk tes, vaksin, dan perawatan tertentu bagi mereka yang dicakup oleh program asuransi kesehatan Medicare dan Medicaid. Pemerintah juga mewajibkan perusahaan asuransi swasta untuk menanggung biaya penuh tes dan vaksin melalui dana darurat kesehatan masyarakat.
Anggaran kedua dana federal yang telah digunakan untuk menguji, merawat, dan memvaksinasi orang yang tidak diasuransikan telah mengering, ketika Kongres memperdebatkan berapa banyak lagi yang harus dialokasikan.
Lihat Juga :