Pemimpin Al-Qaeda Ayman Al-Zawahiri Muncul Lagi di Video, Masih Hidup

Rabu, 06 April 2022 - 09:45 WIB
loading...
A A A
Larangan tersebut memicu protes oleh mahasiswa Muslim dan kontra-protes oleh pemuda Hindu.

Pengadilan tinggi negara bagian telah menegakkan larangan untuk saat ini, sampai keputusan akhir dapat dicapai.

Kampanye baru Al-Qaeda untuk lebih mendorong perpecahan antara populasi Hindu dan Muslim di India muncul di tengah kemungkinan langkah Pakistan dan India mengatasi perpecahan bersejarah mereka, yang berawal dari pembagian India oleh Inggris pada 1947.

Perdana Menteri (PM) Pakistan Imran Khan telah berulang kali memuji "kebijakan luar negeri independen" India dalam beberapa pekan terakhir karena kedua negara telah menolak upaya Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Eropa untuk ditarik ke dalam konfrontasi ekonomi dengan Rusia.

"Kebijakan luar negeri saya akan independen juga,” ungkap Khan kepada warga Pakistan selama pidato yang dilihat secara luas pada Kamis.

“Kebijakan luar negeri yang independen adalah kebijakan yang dimaksudkan untuk rakyat Pakistan… Itu tidak berarti kita akan anti-Amerika, anti-India atau anti-Eropa,” tegas dia.

Khan memerintahkan pemilu baru untuk parlemen Pakistan akhir pekan ini menyusul langkah oposisi membuatnya tunduk pada mosi tidak percaya.

Pemungutan suara mosi itu oleh Khan dianggap sebagai upaya AS mengatur dan mempengaruhi politik Pakistan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Sidang Tuntutan Dalang...
Sidang Tuntutan Dalang Pembunuhan Kacab Bank Ditunda
FIFA Beri Lampu Hijau,...
FIFA Beri Lampu Hijau, Michael Oliver Pimpin Laga Belanda vs Swedia
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Infografis
Solid! Ratusan Brigade...
Solid! Ratusan Brigade Al Qassam Konvoi di Alun-alun Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved