Ini Alasan AS Tolak Kirim Jet Tempur ke Ukraina
Jum'at, 11 Maret 2022 - 08:06 WIB
loading...
Jet tempur Mig-29 Polandia. Foto/wikipedia
A
A
A
WASHINGTON - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mengesampingkan proposal untuk mengirim jet tempur MiG ke Ukraina melalui pangkalan Amerika. Departemen Departemen Luar Negeri AS mengatakan upaya Kiev untuk mengusir invasi Rusia akan lebih baik dilayani oleh pasokan senjata berbasis darat.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah berulang kali mendesak Washington dan NATO untuk mengirim jet tempur atau memberlakukan "zona larangan terbang" di atas sekutu Baratnya yang dilanda perang itu untuk mempertahankan diri dari serangan udara Rusia.
Namun juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price mengatakan kepada wartawan di Washington bahwa Ukraina telah menemukan sistem pertahanan berbasis darat lebih efektif dalam menyerang balik angkatan udara "tangguh" Rusia.
“Kami akan terus menyediakan mitra Ukraina kami dengan sistem rudal permukaan-ke-udara yang mereka butuhkan untuk menghadapi ancaman yang mereka hadapi dari rudal Rusia, dari roket Rusia, dari artileri,” katanya seperti dikutip dari France24, Jumat (11/3/2022).
Price menambahkan bahwa Ukraina telah memiliki beberapa skuadron dari pesawatnya sendiri yang berkemampuan misi penuh dan AS yang mengirim lebih banyak ke Ukraina dapat menuangkan bensin pada konflik tersebut.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah berulang kali mendesak Washington dan NATO untuk mengirim jet tempur atau memberlakukan "zona larangan terbang" di atas sekutu Baratnya yang dilanda perang itu untuk mempertahankan diri dari serangan udara Rusia.
Namun juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price mengatakan kepada wartawan di Washington bahwa Ukraina telah menemukan sistem pertahanan berbasis darat lebih efektif dalam menyerang balik angkatan udara "tangguh" Rusia.
“Kami akan terus menyediakan mitra Ukraina kami dengan sistem rudal permukaan-ke-udara yang mereka butuhkan untuk menghadapi ancaman yang mereka hadapi dari rudal Rusia, dari roket Rusia, dari artileri,” katanya seperti dikutip dari France24, Jumat (11/3/2022).
Price menambahkan bahwa Ukraina telah memiliki beberapa skuadron dari pesawatnya sendiri yang berkemampuan misi penuh dan AS yang mengirim lebih banyak ke Ukraina dapat menuangkan bensin pada konflik tersebut.
Lihat Juga :