Ukraina Tarik Pulang Pasukan Penjaga Perdamaian PBB dari Kongo

Jum'at, 11 Maret 2022 - 04:28 WIB
loading...
Ukraina Tarik Pulang...
Ukraina Tarik Pulang Pasukan Penjaga Perdamaian PBB dari Kongo. FOTO/Mil.gov.ua
A A A
GOMA - Ukraina akan memulangkan pasukan dan peralatan, termasuk helikopter, yang terlibat dalam misi penjaga perdamaian PBB di Afrika dan Eropa untuk memperkuat pertahanan di dalam negeri dalam menghadapi invasi Rusia, kata seorang pejabat PBB.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy telah menandatangani dekrit yang menarik semua pasukan penjaga perdamaian untuk membantu upaya perang di dalam negeri, media Ukraina melaporkan.

Baca: Rp1,4 Kuadriliun Aset Ukraina Hancur Akibat Invasi Rusia

Ukraina menyumbang sekitar 300 tentara, polisi dan staf untuk enam misi PBB, jumlah yang tidak mungkin secara drastis mengubah operasi penjaga perdamaian secara global.

Kontribusi terbesarnya sejauh ini, untuk misi di Republik Demokratik Kongo, yang dikenal sebagai MONUSCO. “Pasukan ini terdiri dari 8 helikopter Ukraina dan unit penerbangan dengan 250 anggota,” kata seorang juru bicara MONUSCO, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (9/3/2022).

“Kami telah menerima pemberitahuan dari Ukraina mengenai pemulangan peralatan dan kontribusi mereka untuk pemeliharaan perdamaian,” kata juru bicara itu kepada Reuters, seraya menambahkan bahwa penarikan itu mencakup semua misi PBB dengan keterlibatan Ukraina.

“Saat ini kami sedang mengevaluasi dampak retret ini terhadap misi kami dan bagaimana kami dapat meminimalkannya,” lanjutnya.

Baca: Hasil Pertemuan Menlu Rusia-Ukraina: Tak Ada Kemajuan Soal Gencatan Senjata

Ukraina juga menyumbang selusin atau lebih sedikit petugas polisi dan staf lain untuk misi PBB di Mali, Sudan Selatan, Sudan, Siprus dan Kosovo, kata situs penjaga perdamaian PBB.

MONUSCO memiliki sekitar 12.000 tentara yang dikerahkan, sebagian besar di timur Kongo yang kaya mineral, di mana puluhan kelompok milisi berjuang untuk menguasai tanah dan sumber daya. Helikopter Ukraina berpangkalan di kota timur Goma, Bunia, Bukavu dan Beni, kata MONUSCO.

Ribuan warga sipil Ukraina dan sukarelawan asing telah mendaftar untuk berperang, dan negara-negara Barat telah menyumbangkan peralatan, tetapi kemampuan militer Ukraina tetap dikerdilkan oleh tetangga raksasanya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Ngamuk! Iran Gempur...
Ngamuk! Iran Gempur Pangkalan Armada Ke-5 AS di Bahrain, Tembak Jatuh Drone MQ-9
Rekomendasi
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Berita Terkini
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved