Disuruh Barat Kutuk Invasi Rusia, PM Pakistan Marah: Apakah Kami Budakmu?
Senin, 07 Maret 2022 - 17:29 WIB
loading...
A
A
A
"Apa pendapatmu tentang kami? Apakah kami budakmu ... bahwa apa pun yang kamu katakan, kami akan lakukan?" tegas Khan berkomentar saat berbicara di acara politik, dilansir Sputnik pada Senin (7/3/2022).
Ketika UNGA memberikan suara untuk mengadopsi resolusi yang mengutuk operasi khusus Rusia untuk mendemilitarisasi dan mendenazifikasi Ukraina, Pakistan abstain dari pemungutan suara, dan begitu pula saingan politiknya di kawasan itu, India.
"Saya ingin bertanya kepada duta besar Uni Eropa: Apakah Anda menulis surat seperti itu ke India?" Khan berkata, sesuai terjemahan yang dirilis.
Khan juga dilaporkan mengatakan bahwa Eropa telah gagal mengutuk India atas Kashmir, wilayah pegunungan di mana Pakistan dan India telah berperang dua kali.
Perdana Menteri Khan menambahkan bahwa Pakistan telah menderita sebagai akibat dari bantuan Islamabad kepada aliansi NATO di Afghanistan, dan alih-alih terima kasih, dia malah menerima kecaman.
Khan dan pemerintahannya dikritik setelah melanjutkan kunjungan ke Moskow pada akhir Februari, tak lama sebelum operasi khusus di Ukraina diumumkan.
Dia bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin hanya beberapa jam setelah peluncuran operasi di Ukraina.
Ketika UNGA memberikan suara untuk mengadopsi resolusi yang mengutuk operasi khusus Rusia untuk mendemilitarisasi dan mendenazifikasi Ukraina, Pakistan abstain dari pemungutan suara, dan begitu pula saingan politiknya di kawasan itu, India.
"Saya ingin bertanya kepada duta besar Uni Eropa: Apakah Anda menulis surat seperti itu ke India?" Khan berkata, sesuai terjemahan yang dirilis.
Khan juga dilaporkan mengatakan bahwa Eropa telah gagal mengutuk India atas Kashmir, wilayah pegunungan di mana Pakistan dan India telah berperang dua kali.
Perdana Menteri Khan menambahkan bahwa Pakistan telah menderita sebagai akibat dari bantuan Islamabad kepada aliansi NATO di Afghanistan, dan alih-alih terima kasih, dia malah menerima kecaman.
Khan dan pemerintahannya dikritik setelah melanjutkan kunjungan ke Moskow pada akhir Februari, tak lama sebelum operasi khusus di Ukraina diumumkan.
Dia bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin hanya beberapa jam setelah peluncuran operasi di Ukraina.
Lihat Juga :