Bukan Lawan Sebanding, Rusia Bisa Lenyapkan AU Ukraina dalam 3 Hari
Rabu, 16 Februari 2022 - 05:39 WIB
loading...
A
A
A
"Kemudian Rusia juga dapat menggunakan drone di wilayah udara Ukraina untuk menemukan formasi Ukraina, dan memerintahkan serangan artileri ke mereka. Begitulah cara Anda dapat menjatuhkan musuh bahkan sebelum Anda benar-benar masuk ke pertempuran darat dengan mereka."
Sekadar perbandingan, Ukraina memiliki tentara aktif 200.000 personel, pasukan paramiliter 50.000 orang, anggaran pertahanan USD11,8 miliar, dan jet tempur 69 unit.
Sedangkan Rusia memiliki tentara aktif 850.000 orang, pasukan paramiliter 250.000 orang, anggaran pertahanan USD154 miliar, dan jet tempur 772 unit. Keunggulan lainnya adalah menjadi salah satu kekuatan nuklir utama dunia.
Sebelumnya, sumber-sumber intelijen Amerika Serikat (AS) mengatakan invasi Rusia ke Ukraina akan dimulai pada Rabu (16/2/2022) pukul 03.00 dini hari waktu Moskow. Anehnya, saat informasi itu keluar, Moskow menarik sebagian pasukannya dari perbatasan kedua negara.
Sumber intelijen AS mengatakan pasukan Moskow dapat menargetkan pusat komando dan kendali militer dan pemerintah Kiev dengan rentetan serangan rudal dari udara sebelum tank meluncur melewati perbatasan.
Pada saat yang sama, kapal perang amfibi Rusia dapat menyerbu garis pantai selatan Ukraina.
Informasi ini muncul ketika Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss memperingatkan invasi Rusia tidak akan berhenti di Ukraina.
Sekadar perbandingan, Ukraina memiliki tentara aktif 200.000 personel, pasukan paramiliter 50.000 orang, anggaran pertahanan USD11,8 miliar, dan jet tempur 69 unit.
Sedangkan Rusia memiliki tentara aktif 850.000 orang, pasukan paramiliter 250.000 orang, anggaran pertahanan USD154 miliar, dan jet tempur 772 unit. Keunggulan lainnya adalah menjadi salah satu kekuatan nuklir utama dunia.
Sebelumnya, sumber-sumber intelijen Amerika Serikat (AS) mengatakan invasi Rusia ke Ukraina akan dimulai pada Rabu (16/2/2022) pukul 03.00 dini hari waktu Moskow. Anehnya, saat informasi itu keluar, Moskow menarik sebagian pasukannya dari perbatasan kedua negara.
Sumber intelijen AS mengatakan pasukan Moskow dapat menargetkan pusat komando dan kendali militer dan pemerintah Kiev dengan rentetan serangan rudal dari udara sebelum tank meluncur melewati perbatasan.
Pada saat yang sama, kapal perang amfibi Rusia dapat menyerbu garis pantai selatan Ukraina.
Informasi ini muncul ketika Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss memperingatkan invasi Rusia tidak akan berhenti di Ukraina.
Lihat Juga :