Terungkap, Macron Tolak Tes COVID-19 saat Temui Putin karena Takut DNA-nya Dicuri
Jum'at, 11 Februari 2022 - 22:37 WIB
loading...
A
A
A
Tetapi dua sumber yang memiliki pengetahuan tentang protokol kesehatan presiden Prancis mengatakan kepada Reuters bahwa Macron telah diberi pilihan: menerima tes PCR yang dilakukan oleh otoritas Rusia dan diizinkan untuk mendekati Putin, atau menolak dan harus mematuhi aturan social distancing yang lebih ketat.
"Kami tahu betul bahwa itu berarti tidak ada jabat tangan dan meja panjang itu. Tetapi kami tidak dapat menerima bahwa mereka mendapatkan DNA presiden," kata salah satu sumber mengatakan kepada Reuters, merujuk pada masalah keamanan jika pemimpin Prancis itu dites oleh dokter Rusia.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengonfirmasi bahwa Macron telah menolak tes COVID-19 dan mengatakan Rusia tidak memiliki masalah dengan ini. Namun, lanjut Peskov, itu berarti bahwa jarak 6 meter (20 kaki) dari Putin diperlukan untuk melindungi kesehatan pemimpin Kremlin.
"Tidak ada politik dalam hal ini, itu tidak mengganggu negosiasi dengan cara apa pun," katanya, yang dilansir Jumat (11/2/2022).
Sumber kedua dalam rombongan Macron mengatakan dia malah menjalani tes PCR Prancis sebelum keberangkatan ke Rusia dan tes antigen yang dilakukan oleh dokternya sendiri sekali di Rusia.
"Rusia memberi tahu kami bahwa Putin perlu dijaga dalam gelembung kesehatan yang ketat," kata sumber kedua.
"Kami tahu betul bahwa itu berarti tidak ada jabat tangan dan meja panjang itu. Tetapi kami tidak dapat menerima bahwa mereka mendapatkan DNA presiden," kata salah satu sumber mengatakan kepada Reuters, merujuk pada masalah keamanan jika pemimpin Prancis itu dites oleh dokter Rusia.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengonfirmasi bahwa Macron telah menolak tes COVID-19 dan mengatakan Rusia tidak memiliki masalah dengan ini. Namun, lanjut Peskov, itu berarti bahwa jarak 6 meter (20 kaki) dari Putin diperlukan untuk melindungi kesehatan pemimpin Kremlin.
"Tidak ada politik dalam hal ini, itu tidak mengganggu negosiasi dengan cara apa pun," katanya, yang dilansir Jumat (11/2/2022).
Sumber kedua dalam rombongan Macron mengatakan dia malah menjalani tes PCR Prancis sebelum keberangkatan ke Rusia dan tes antigen yang dilakukan oleh dokternya sendiri sekali di Rusia.
"Rusia memberi tahu kami bahwa Putin perlu dijaga dalam gelembung kesehatan yang ketat," kata sumber kedua.
Lihat Juga :