Diam-diam, Arab Saudi Bangun Rudal Balistik Sendiri dengan Bantuan China

Jum'at, 24 Desember 2021 - 09:28 WIB
loading...
Diam-diam, Arab Saudi Bangun Rudal Balistik Sendiri dengan Bantuan China
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed Bin Salman bertemu Wakil Perdana Menteri China di Beijing pada 22 Februari 2019. Foto/Arab News/Twitter
A A A
RIYADH - Arab Saudi secara aktif mengejar pembuatan rudal balistik dengan bantuan dari China. CNN melaporkan informasi itu pada Kamis (23/12/2021).

Badan-badan intelijen Amerika Serikat (AS) mengatakan citra satelit membuktikan Saudi ingin membangun rudal balikstik sendiri daripada membeli senjata dari China.

Kekhawatirannya adalah inisiatif tersebut dapat menyebabkan Iran, saingan berat Arab Saudi, menolak tekanan untuk berhenti mengejar program nuklir dan rudalnya.

Baca juga: Iran Siap Lanjutkan Pembicaraan untuk Cairkan Hubungan dengan Saudi

Inisiatif untuk menekan Iran itu didukung AS, Uni Eropa (UE), Israel, dan negara-negara lain di Timur Tengah.

Baca juga: Ribuan Guru Iran Gelar Protes di 100 Kota Tuntut Kenaikan Gaji

Citra satelit konon menunjukkan fasilitas manufaktur rudal Saudi dan lokasi uji coba rudal balistik.

Pertanyaannya adalah bagaimana Iran akan bereaksi. Saat ini Iran sedang melakukan negosiasi ulang dengan kekuatan Barat terkait kesepakatan nuklir 2015.

"Produksi rudal balistik dalam negeri oleh Arab Saudi menunjukkan setiap upaya diplomatik untuk mengendalikan proliferasi rudal perlu melibatkan aktor regional lainnya, seperti Arab Saudi dan Israel, yang memproduksi rudal balistik mereka sendiri," papar Jeffrey Lewis, ahli senjata sekaligus profesor di Institut Studi Internasional Middlebury, mengatakan kepada CNN.

Program rudal Saudi dengan bantuan teknis China juga dapat mempengaruhi upaya pemerintahan Presiden AS Joe Biden untuk mencairkan hubungan dengan Beijing.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2154 seconds (11.97#12.26)