Kementerian Agama Saudi Minta Jemaah Tetap Kenakan Masker di Dalam Masjid
Selasa, 07 Desember 2021 - 05:30 WIB
loading...
Jemaah umroh menerapkan prokes ketat di dalam masjid. FOTO/Reuters
A
A
A
RIYADH - Kementerian Urusan Agama dan Bimbingan Islam Arab Saudi menekankan perlunya mengambil tindakan pencegahan, menerapkan jaga jarak sosial antara jemaah di masjid, dan memakai masker . Semua itu perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan dan melindungi diri dari virus corona Covid-19 dan mutasinya.
Seperti dikutip dari Saudi Press Agency, Senin (6/12/2021), kementerian itu juga menyatakan terus menindaklanjuti semua instruksi yang diterima dari otoritas terkait dengan tindakan pencegahan dan bekerja untuk menerapkannya.
Baca: Jamaah Umrah Pengguna Vaksin Ini Tak Perlu Jalani Karantina di Arab Saudi
Kementerian meminta para imam dan khatib untuk mendidik masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan masyarakat dan kepatuhan terhadap peraturan dan instruksi untuk memastikan keselamatan dan kesehatan jamaah. Kementerian meminta jemaah, jika melihat adanya kegagalan untuk menerapkan instruksi, mereka harus melaporkannya melalui Pusat Layanan Penerima Pelayanan 1933.
Saat ini, Arab Saudi mengalami sedikit peningkatan kasus baru COVID-19, dengan 43 infeksi baru tercatat selama 24 jam terakhir. Kasus COVID baru di Kerajaan telah berfluktuasi di sekitar tanda 30, dengan infeksi turun di bawah atau naik sedikit di atas tanda selama seminggu terakhir.
Menurut keterangan Kementerian Kesehatan, 1 orang meninggal dunia akibat komplikasi akibat virus tersebut selama 24 jam terakhir. Ini menjadikan jumlah total infeksi yang dikonfirmasi di Kerajaan menjadi 549.955 dan kematian terkait virus menjadi 8.845.
Menurut kementerian, total 26 orang pulih selama 24 jam terakhir, meningkatkan jumlah total orang yang bebas dari virus mematikan menjadi 539.082. Masih menurut kementerian tersebut, di antara kasus aktif 37 di antaranya berada dalam kondisi
kritis.
Seperti dikutip dari Saudi Press Agency, Senin (6/12/2021), kementerian itu juga menyatakan terus menindaklanjuti semua instruksi yang diterima dari otoritas terkait dengan tindakan pencegahan dan bekerja untuk menerapkannya.
Baca: Jamaah Umrah Pengguna Vaksin Ini Tak Perlu Jalani Karantina di Arab Saudi
Kementerian meminta para imam dan khatib untuk mendidik masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan masyarakat dan kepatuhan terhadap peraturan dan instruksi untuk memastikan keselamatan dan kesehatan jamaah. Kementerian meminta jemaah, jika melihat adanya kegagalan untuk menerapkan instruksi, mereka harus melaporkannya melalui Pusat Layanan Penerima Pelayanan 1933.
Saat ini, Arab Saudi mengalami sedikit peningkatan kasus baru COVID-19, dengan 43 infeksi baru tercatat selama 24 jam terakhir. Kasus COVID baru di Kerajaan telah berfluktuasi di sekitar tanda 30, dengan infeksi turun di bawah atau naik sedikit di atas tanda selama seminggu terakhir.
Menurut keterangan Kementerian Kesehatan, 1 orang meninggal dunia akibat komplikasi akibat virus tersebut selama 24 jam terakhir. Ini menjadikan jumlah total infeksi yang dikonfirmasi di Kerajaan menjadi 549.955 dan kematian terkait virus menjadi 8.845.
Menurut kementerian, total 26 orang pulih selama 24 jam terakhir, meningkatkan jumlah total orang yang bebas dari virus mematikan menjadi 539.082. Masih menurut kementerian tersebut, di antara kasus aktif 37 di antaranya berada dalam kondisi
kritis.
Lihat Juga :