AS, Inggris, dan Kanada Diminta Tempatkan Pasukan di Ukraina

Senin, 06 Desember 2021 - 17:32 WIB
loading...
A A A
“Bersama dengan orang-orang Inggris, dengan orang-orang Amerika Serikat, dalam platform bilateral, tanpa NATO. Tiga bendera yakni bendera Kanada, bendera Amerika Serikat dan bendera Inggris, harus berkibar di sekitar wilayah ini. Itu juga akan menjadi pertanda baik bagi Rusia bahwa Anda ada di sini,” ujar dia kepada surat kabar itu.

Menurut Resnikov, Ukraina telah berfokus pada permintaan bantuan dari Anglosphere dan tidak mengharapkan bantuan militer dari Jerman dan Prancis, karena kedua negara ini bermaksud mempertahankan hubungan ekonomi mereka dengan Rusia.

Permintaan Reznikov datang di tengah meningkatnya kekhawatiran atas dugaan penumpukan militer di perbatasan Rusia dengan Ukraina.

Sejak awal November, beberapa media Barat mengklaim Moskow sedang merencanakan invasi ke tetangganya.

Kremlin telah berulang kali membantah tuduhan itu, menunjukkan bahwa Rusia hanya memindahkan pasukan di dalam wilayahnya sendiri. Adapun Kiev telah meminta dukungan militer kepada NATO yang dipimpin AS sebagai tanggapan atas aksi Rusia.

Namun, menurut beberapa ahli, saran Reznikov hanya akan memperburuk keadaan. Menulis di Twitter, analis politik Rusia Vladimir Frolov mengecam gagasan itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Sebut AS Penjaga Selat...
Sebut AS Penjaga Selat Hormuz, Trump Tuntut Tarif Rp 480 Miliar per Kapal Supertanker
Gempur Yordania, Iran...
Gempur Yordania, Iran Klaim Hancurkan Beberapa Drone MQ-9 dan Hanggar Jet Tempur AS
Rekomendasi
PK Ditolak JPU, Ini...
PK Ditolak JPU, Ini Tanggapan Menohok Nikita Mirzani
PPATK Siap Bantu Lacak...
PPATK Siap Bantu Lacak Aliran Uang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Prabowo Sampaikan Belasungkawa...
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
Berita Terkini
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved