China Dituding Bangun Fasilitas Militer Rahasia di UEA

Sabtu, 20 November 2021 - 16:30 WIB
loading...
A A A
Menurut sumber tersebut, McGurk kembali untuk bertemu dengan putra mahkota minggu ini dan otoritas AS baru-baru ini memeriksa situs tersebut. Sumber itu menambahkan bahwa para pejabat percaya pembangunan telah dihentikan untuk saat ini.

Washington khawatir bahwa rencana penjualan 50 unit jet tempur siluman F-35, 18 drone Reaper dan persenjataan canggih AS lainnya senilai USD23 miliar dapat terancam karena kolaborasi keamanan embrio antara China dan Uni Emirat Arab.

Pada tahun 2017, China mendirikan kehadiran militer pertamanya di luar wilayahnya di Djibouti, sebuah negara Afrika Timur, untuk memungkinkan operasi di Samudra Hindia dan Afrika.

Negara komunis itu juga merundingkan pengaturan rahasia di Kamboja pada tahun 2019 untuk memungkinkan pasukan militernya menggunakan fasilitas Angkatan Laut.

Di Pakistan dan Sri Lanka, China telah mendirikan fasilitas pelabuhan komersial yang diduga digunakan oleh Angkatan Laut Beijing.

Selain itu, China telah meningkatkan hubungan ekonomi dengan UEA dalam beberapa tahun terakhir, menjadi salah satu mitra komersial utamanya serta konsumen minyak Teluk terbesar. Negara Arab itu, pada gilirannya, telah mengadopsi infrastruktur
telekomunikasi Huawei Technologies.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved