Pasukan Khusus AS dan Israel Gelar Latihan Gabungan Kontra Terorisme

Rabu, 03 November 2021 - 21:00 WIB
loading...
A A A
"Pasukan akan mengambil bagian dalam latihan multi-cabang selama dua pekan, di mana mereka akan berlatih dengan pasukan kontra-terorisme, pasukan komando, dan pasukan serangan terbuka, mensimulasikan teknik perang di daerah terbuka dan lingkungan perkotaan," kata Israel Defense Force (IDF) dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Times of Israel, Selasa (2/11/2021).

Baca: Donald Trump Blakblakan Kongres AS Milik Israel

Sebelumnya pada bulan Agustus, IDF dan CENTCOM mengadakan latihan udara bersama pertama mereka, dengan jet tempur siluman F-35 dari kedua negara berlatih di langit di atas Israel selatan. CENTCOM secara resmi bertanggung jawab atas hubungan militer AS dengan Israel pada awal September.

Sampai saat itu, Negara Israel tetap berada di wilayah tanggung jawab EUCOM untuk mencegah kemungkinan ketegangan antara CENTCOM dan negara-negara Arab dan Muslim di bawah lingkupnya. Banyak di antaranya tidak mempertahankan hubungan formal dengan Israel, dan karena itu tidak akan ingin dianggap sebagai sekutu bersama.

Wilayah tanggung jawab Komando Pusat AS membentang di Timur Tengah hingga Asia Tengah, termasuk kawasan Teluk Persia, serta Afghanistan dan Pakistan. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, sekutu Arab CENTCOM semakin mengembangkan hubungan dengan Israel, beberapa secara informal, sehingga sebagian besar masalah ini memudar.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Kontroversial! Parlemen...
Kontroversial! Parlemen Israel Setujui Tahap Awal RUU Pembatasan Azan
Trump Klaim Bikin Iran...
Trump Klaim Bikin Iran Tak Berkutik: Kita Hancurkan Rudal Iran
Rekomendasi
Sucofindo Dukung Inisiatif...
Sucofindo Dukung Inisiatif ABPEDNAS melalui Program Srikandi Jaga Desa
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Customer Experience, Jasa Marga Gelar Expert Sharing Session
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
Berita Terkini
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved