Obama Dukung Demonstrasi Tolak Kebrutalan Polisi

Kamis, 04 Juni 2020 - 18:31 WIB
loading...
Obama Dukung Demonstrasi...
Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama menyatakan dukungan atas demonstrasi yang menolak kebrutalan polisi di AS. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama menyatakan dukungan atas demonstrasi yang menolak kebrutalan polisi di AS. Obama menyebut, dia tidak pernah melihat hal semacam ini sebelumnya.

Dalam pidato yang ia sampaikan dalam kemitraan dengan My Brother's Keeper Alliance dari Yayasan Obama, dia mengatakan bahwa gelombang protes yang melanda seluruh negeri adalah sesuatu yang tidak pernah sebelumnya terjadi dan bahwa ia percaya mereka akan membangkitkan sebuah "kebangkitan".

"Ketika kadang-kadang saya merasa putus asa, saya hanya melihat apa yang terjadi dengan orang-orang muda di seluruh negeri dan bakat serta suara dan kecanggihan yang mereka tampilkan, dan itu membuat saya merasa optimis, itu membuat saya merasa seolah-olah negara ini akan menjadi lebih baik," kata Obama, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (4/6/2020).

Obama menekankan bahwa baik demonstrasi dan berpartisipasi dalam pemilihan umum dapat membawa perubahan nyata. Dia juga mendesak setiap walikota AS untuk meninjau penggunaan kebijakan kekuatan kota mereka dengan anggota komunitas mereka.

"Adalah walikota dan eksekutif daerah yang menunjuk sebagian besar kepala polisi dan menegosiasikan perjanjian perundingan bersama dengan petugas polisi, dan yang menentukan praktik polisi di masyarakat setempat," kata Obama.

“Pengacara distrik dan pengacara negara yang biasanya memutuskan apakah akan menginvestigasi dan akhirnya mendakwa mereka yang terlibat dalam pelanggaran polisi dan itu semua adalah posisi terpilih," ujarnya.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Prabowo dan Menlu Turkiye...
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertemu di Hambalang, Bahas Isu Palestina hingga Timur Tengah
Melunak, Trump Tiba-Tiba...
Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei
Rekomendasi
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Gaung NBA Finals 2026...
Gaung NBA Finals 2026 Menghidupkan Atmosfer Basket Jakarta
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Berita Terkini
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Infografis
Membangkang, Panglima...
Membangkang, Panglima Israel Tolak Perintah Serang Gaza Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved