Jurnalisnya Jadi Korban Kebrutalan Polisi, Australia Protes ke AS

Kamis, 04 Juni 2020 - 15:57 WIB
loading...
Jurnalisnya Jadi Korban...
Kedutaan Besar Australia di AS dilaporkan telah melakukan komunikasi dengan Kementerian Luar Negeri AS soal insiden yang melibatkan jurnalis Australia. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Kedutaan Besar Australia di Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah melakukan komunikasi dengan Kementerian Luar Negeri AS soal insiden yang melibatkan jurnalis Australia. Wartawan 7News Australia, Amelia Brace dan kameramen Tim Myers turut menjadi korban kebrutalan polisi AS saat meliput aksi demonstrasi di depan Gedung Putih.

Brace mengatakan, dia mengalami memar-memar di bagian punggungnya. "Itu adalah pengalaman yang benar-benar menakutkan, tetapi kami berhasil melaluinya bersama," kata Brace.

Duta Besar Australia untuk AS, Arthur Sinodinos mengatakan bahwa dia telah mengetahui perlakukan polisi AS terhadap Brace dan Myers. Sinodinos mengatakan bahwa kedutaan memberikan dukungan konsuler kepada warga Australia yang terlibat dan akan terus memeriksa kesehatan mereka.

“Saya mengerti bahwa 7News akan membuat pengaduan resmi polisi yang meminta agar masalah ini diselidiki. Kami sedang berdiskusi dengan Departemen Luar Negeri dan mereka telah menawarkan bantuan untuk mengidentifikasi di mana keluhan harus ditargetkan," ucap Sinodinos, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (4/6/2020).

Sementara itu, Duta Besar AS untuk Australia, Arthur B. Culvahouse melalui akun Twitternya kemudian mengatakan kebebasan pers adalah hak yang dipegang erat oleh orang Australia dan Amerika.

"Kami menganggap serius perlakuan buruk terhadap jurnalis, seperti halnya semua orang yang menganggap serius demokrasi. Kami tetap teguh dalam komitmen kami untuk melindungi jurnalis dan menjamin keadilan yang setara di bawah hukum untuk semua," kata Culvahouse.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Berita Terkini
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved