Kejamnya Pemukim Israel, Gantung dan Siksa Remaja Palestina dengan Api

Senin, 18 Oktober 2021 - 13:56 WIB
loading...
A A A
Dia mengatakan kepada kelompok HAM Israel: "Para pemukim melaju ke arah saya dan menghantam saya dengan mobil mereka, dan saya jatuh ke tanah. Mobil berhenti, dan empat pemukim keluar. Beberapa memegang tongkat. Mereka menyerang saya dan memukul bahu, kaki dan punggung saya."

Selain itu, mereka mengikat tangan dan kakinya dan merantainya ke kap mobil, sebelum membawanya ke Homesh, di mana mereka menginjak rem, menyebabkan dia jatuh ke tanah.

Tareq menambahkan bahwa setibanya di permukiman, pemukim Israel lainnya berlari untuk menendang dan mengejeknya. Lebih lanjut, remaja Palestina itu disemprot dengan merica dan diludahi wajahnya, sambil dihujat dalam bahasa Arab dan Ibrani.

Saat Tareq terus diserang, para pemukim Israel membawa dan menggantungnya di pohon dan kakinya dibakar.

“Saya dibiarkan menggantung seperti itu selama sekitar lima menit, dengan mata tertutup. Saya merasakan mereka memotong dan menggosok kulit kaki kiri saya dengan benda tajam. Saya sangat kesakitan. Saya tidak tahan. Tiba-tiba, saya merasakan luka bakar yang kuat di kaki kanan saya, dari korek api atau sejenisnya. Itu berlangsung beberapa detik. Saya menjerit dan menangis kesakitan dan ketakutan. Baru setelah itu mereka menurunkan saya dari pohon," kenang Tareq.

Dia kemudian dipukul di bagian kepala dengan tongkat dan kehilangan kesadaran.

Menurut B'Tselem, tentara Israel tiba tak lama setelah itu dengan sebuah jip militer dan para pemukim menuduh Tareq melempari mereka dengan batu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak
Rekomendasi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Gulung Afrika Selatan 2-0
Korea Selatan vs Ceko:...
Korea Selatan vs Ceko: Taeguk Warriors Dijagokan Menang
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Berita Terkini
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved