Pembelot Sebut Korut Punya Mata-mata di Istana Presiden Korsel
Selasa, 12 Oktober 2021 - 20:47 WIB
loading...
A
A
A
"Ada kasus di mana seorang agen Korea Utara dikirim dan bekerja di Kantor Kepresidenan di Korea Selatan dan kembali ke Korea Utara dengan selamat. Itu pada awal 1990-an. Setelah bekerja untuk Blue House (sebutan untuk Istana Presiden Korsel) selama lima sampai enam tahun, dia kembali dengan selamat dan bekerja di Kantor Penghubung 314 Partai Buruh," ungkapnya.
"Saya dapat memberitahu Anda bahwa operasi Korea Utara memainkan peran aktif dalam berbagai organisasi masyarakat sipil serta lembaga-lembaga penting di Korea Selatan," klaimnya lagi.
BBC tidak memiliki cara untuk memverifikasi klaim ini.
Korut mungkin salah satu negara termiskin dan paling terisolasi di dunia, tetapi para pembelot terkenal sebelumnya telah memperingatkan bahwa Pyongyang telah menciptakan 6.000 tentara peretas yang terampil.
Menurut Kuk-song, pemimpin Korut sebelumnya, Kim Jong-il, memerintahkan pelatihan personel baru pada 1980-an untuk mempersiapkan perang siber.
Baca juga: Sepak Terjang Adik Kim Jong-un yang Akan Jadi Wanita Paling Berbahaya di Dunia
"Saya dapat memberitahu Anda bahwa operasi Korea Utara memainkan peran aktif dalam berbagai organisasi masyarakat sipil serta lembaga-lembaga penting di Korea Selatan," klaimnya lagi.
BBC tidak memiliki cara untuk memverifikasi klaim ini.
Korut mungkin salah satu negara termiskin dan paling terisolasi di dunia, tetapi para pembelot terkenal sebelumnya telah memperingatkan bahwa Pyongyang telah menciptakan 6.000 tentara peretas yang terampil.
Menurut Kuk-song, pemimpin Korut sebelumnya, Kim Jong-il, memerintahkan pelatihan personel baru pada 1980-an untuk mempersiapkan perang siber.
Baca juga: Sepak Terjang Adik Kim Jong-un yang Akan Jadi Wanita Paling Berbahaya di Dunia
Lihat Juga :