Meksiko Desak Geng Narkoba Akhiri Perang daripada Bagi Bantuan Covid-19

Selasa, 21 April 2020 - 15:45 WIB
loading...
Meksiko Desak Geng Narkoba...
Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrador. Foto/Fox News
A A A
MEXICO CITY - Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrador mendesak geng-geng kartel narkoba fokus untuk mengakhiri perang atau kekerasan. Menurutnya, itu lebih penting daripada aksi bagi-bagi paket bantuan bagi warga yang terkena dampak pandemi virus corona baru (Covid-19).

"Organisasi kriminal yang terlihat mendistribusikan paket-paket ini, itu tidak membantu," kata López Obrador kepada wartawan dalam sebuah konferensi pers hari Senin waktu Mexico City.

"Apa yang membantu adalah mereka menghentikan perbuatan buruk mereka," lanjut presiden, yang menjelaskan bagaimana geng narkoba harus berhenti merugikan orang lain, seperti dikutip New York Post, Selasa (21/4/2020).

Pada tahun 2019, tahun penuh pertama López Obrador berkuasa, Meksiko mencatat rekor 34.582 pembunuhan.

Pernyataan Presiden Obrador muncul setelah Alejandrina Guzmán—putri bos Kartel Sinaloa; Joaquin "El Chapo" Guzmán—dan kartel-kartel narkoba Meksiko lainnya mendistribusikan paket bantuan ke seluruh negeri. (Baca: Putri Bos Narkoba El Chapo Bantu Kaum Miskin Terdampak COVID-19 )

Alejandriana Guzmán menggunakan perusahaannya, El Chapo 701, untuk mengepak dan mengirimkan boks-boks yang penuh dengan makanan, masker, sabun tangan, dan bantuan lainnya kepada warga miskin di sekitar Guadalajara.

Paket-paket bantuan tersebut dilabeli dengan gambar El Chapo. Para penyalur bantuan juga mengenakan masker wajah bergambar El Chapo.

Hingga hari Senin, lebih dari 8.000 orang di Meksiko telah dites positif terinfeksi virus corona baru. Dari jumlah itu, 700 orang di antaranya telah meninggal.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Meksiko, 10 Tewas, Termasuk 6 Orang Sekeluarga
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
FIFA: Cooling Break...
FIFA: Cooling Break Dihilangkan di Laga Meksiko vs Ekuador
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Thailand Geger, Beredar...
Thailand Geger, Beredar Foto Presiden Macron Berlutut di Hadapan Raja Maha Vajiralongkorn
Rekomendasi
Raja Juli Ngaku Diberi...
Raja Juli Ngaku Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing, KPK: Jadi Pengayaan Informasi Penyidik
AQUA Sukses Redakan...
AQUA Sukses Redakan Dahaga Penonton yang Seru-seruan Bareng Idola di Musiczone Sarinah
BPIP Gelar Penguatan...
BPIP Gelar Penguatan Kebajikan Pancasila, Marinus Gea: Harus Dihidupi, Bukan Sekadar Dihafalkan
Berita Terkini
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
Infografis
Ukraina Mengharapkan...
Ukraina Mengharapkan 3 Juta Peluru Sekutu untuk Akhiri Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved