Taliban Pamer 'Pasukan Khusus' Badri 313, Jangan Anggap Enteng

Kamis, 26 Agustus 2021 - 00:01 WIB
loading...
A A A
Situasi itu membuat mereka hampir berhadapan langsung dengan pasukan AS di dalam bandara Kabul yang mengawasi pengangkutan udara ribuan warga sipil.

Dalam posting media sosial, pasukan Badri 313 bahkan mengejek militer AS dengan membuat kembali gambar terkenal tentara Amerika yang mengangkat bendera Bintang dan Garis di pulau Iwo Jima pada tahun 1945.

Para pasukan Taliban berseragam terlihat mengibarkan bendera hitam-putih mereka yang ikonik.

Badri 313 juga dipandang mendapat manfaat dari pelatihan oleh jaringan Haqqani, kelompok militan paling kejam dan paling ditakuti di Afghanistan yang bertanggung jawab atas beberapa serangan bunuh diri terhadap sasaran sipil.

Sebagian besar jaringan Haqqani berbasis di Afghanistan timur, dengan basis kekuatan yang diduga melintasi perbatasan di barat laut Pakistan.

Kelompok itu menjadi lebih terlihat dalam kepemimpinan Taliban dalam beberapa tahun terakhir.

Mereka juga telah lama dicurigai memiliki hubungan dengan militer Pakistan. Laksamana AS Mike Mullen menggambarkan mereka sebagai “lengan yang sesungguhnya” dari intelijen Islamabad pada 2011.

Pakistan membantah tuduhan AS itu.

“Ada kemungkinan besar Pakistan telah memberikan setidaknya sejumlah pelatihan untuk unit tersebut,” papar Henman dari Janes, yang mengkhususkan diri dalam terorisme dan pemberontakan.

Gilles Dorronsoro, pakar Afghanistan di Universitas Sorbonne di Paris, mengatakan munculnya komando baru Taliban adalah bagian dari tren yang lebih besar.

“Kita telah melihat profesionalisasi Taliban yang luar biasa sejak pertengahan tahun 2000-an,” papar dia.

“Perang yang mereka perjuangkan tidak sama dengan perang yang dilakukan orang tua mereka melawan Soviet. Mereka telah belajar dari lapangan dan secara teknis mereka sangat bagus,” pungkas dia.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved