Rouhani Sebut Iran Dapat Perkaya Uranium Hingga 90%

Kamis, 15 Juli 2021 - 04:36 WIB
loading...
Rouhani Sebut Iran Dapat...
Pemandangan air di reaktor nuklir Arak, Iran. Foto/Russia Today
A A A
TEHERAN - Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan negaranya memiliki kapasitas, jika pihak berwenang di sana menganggap perlu, untuk memperkaya uranium hingga 90%. Jumlah ini hampir 25 kali lebih besar dari tingkat yang ditetapkan dalam Kesepakatan Nuklir Iran, JCPOA.

Berbicara di rapat kabinet, Rouhani mengatakan pihak berwenang sedang menjajaki kemungkinan teknologi nuklir mereka karena mereka tidak lagi terikat oleh kendala perjanjian nuklir Iran .

“AEOI (Organisasi Energi Atom Iran) dapat memperkaya uranium sebesar 20% dan 60% dan, jika suatu hari reaktor kami membutuhkannya, dapat menghasilkan 90% uranium,” jelas Rouhani seperti dikutip Russia Today dari oleh kantor berita semi-resmi Iran Mehr, Kamis (15/7/2021).

Baca juga: Empat Warga Iran Dituduh Bersekongkol Culik Warga AS, Kanada, dan Inggris

Ia menambahkan bahwa kekuatan Barat telah mencoba untuk menutup situs nuklir Fordow tetapi sekarang fasilitasnya lebih kuat dari sebelumnya.

Angka 90% yang dikutip oleh Rouhani akan sangat memprihatinkan, karena persentase konsentrasi itu dianggap sebagai patokan minimum untuk memproduksi senjata nuklir. Pengayaan uranium bahkan melebihi 20% dianggap memiliki beberapa aplikasi sipil.

JCPOA, yang membatasi ambisi nuklir Iran, secara sepihak ditinggalkan pada 2018 oleh presiden Amerika Serikat (AS) saat itu Donald Trump, yang juga memberlakukan sanksi keras terhadap Teheran. Iran semakin melubangi kesepakatan itu, meningkatkan program pengayaannya melebihi tingkat 3,67% yang disepakati.

Baca juga: Komandan Iran Desak Milisi Irak Tingkatkan Serangan pada Pasukan AS

Pada bulan April, Teheran menyatakan bahwa mereka akan meningkatkan pengayaan uraniumnya hingga 60%. Ini menyusul dugaan serangan Israel terhadap fasilitas nuklirnya Natanz.

Negosiasi telah berlangsung di Wina untuk membawa AS dan Iran kembali sejalan dengan kesepakatan yang dicapai pada 2015 antara Teheran dan lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB – China, Prancis, Rusia, Inggris, dan AS - ditambah Jerman.

Namun tidak ada hasil yang diharapkan sampai Presiden terpilih Ebrahim Raisi mengambil alih kekuasaan pada Agustus, tetapi Iran mengatakan AS yang harus mencabut sanksi terlebih dahulu.

Baca juga: Hidupkan Kembali JCPOA, AS Siap Cabut Sanksi Khamenei dan Raisi
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Israel Ternyata Ditolong...
Israel Ternyata Ditolong AS saat Dihujani Rudal Iran
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Prabowo dan Menlu Turkiye...
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertemu di Hambalang, Bahas Isu Palestina hingga Timur Tengah
Bela Iran, Kelompok...
Bela Iran, Kelompok Houthi Akan Tembak Kapal Israel yang Lintasi Laut Merah
Rekomendasi
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Isu Suap Bea Cukai, Hotman Paris: Bawa Buktimu!
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Viral Thania Pijiti...
Viral Thania Pijiti Pacar Sarwendah, Ruben Onsu Khawatir Kehilangan Peran sebagai Ayah
Berita Terkini
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved