Seorang Miliarder Israel Didakwa Sekongkol dengan Agen Intelijen Iran
Selasa, 13 Juli 2021 - 07:11 WIB
loading...
A
A
A
Laporan lain dari media Israel menyatakan informasi yang diserahkan ke agen intelijen Iran sebenarnya bukan informasi rahasia. Bahkan, diyakini bahwa data intelijen yang disetor Abu al-Qia'an adalah informasi yang tersedia untuk umum.
Mengutip Channel 12, data intelijen yang diberikan miliarder itu “tidak bernilai”, dan itu merinci pergerakan Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz—informasi yang sudah tersedia untuk umum.
Saat ini tidak jelas berapa lama Abu al-Qia'an mempertahankan kontaknya dengan al-Mashhadani, seberapa sering percakapan keduanya, serta siapa pejabat Iran yang menerima pembaruan informasi dari sang miliarder.
Sepak terjang Abu al-Qia'an dilaporkan terkait dengan minat sang miliarder dalam memperluas peluang bisnisnya sendiri.
Menurut laporan YNet News, Selasa (13/7/2021), Abu al-Qia'an menolak tuduhan selama proses pengadilan hari Senin. Dia bersumpah bahwa dia tidak melakukan pelanggaran keamanan nasional.
Dia kemudian memilih untuk sepenuhnya menarik pengakuan masa lalunya setelah menyatakan bagian dari pernyataan sebelumnya dibuat-buat.
Mengutip Channel 12, data intelijen yang diberikan miliarder itu “tidak bernilai”, dan itu merinci pergerakan Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz—informasi yang sudah tersedia untuk umum.
Saat ini tidak jelas berapa lama Abu al-Qia'an mempertahankan kontaknya dengan al-Mashhadani, seberapa sering percakapan keduanya, serta siapa pejabat Iran yang menerima pembaruan informasi dari sang miliarder.
Sepak terjang Abu al-Qia'an dilaporkan terkait dengan minat sang miliarder dalam memperluas peluang bisnisnya sendiri.
Menurut laporan YNet News, Selasa (13/7/2021), Abu al-Qia'an menolak tuduhan selama proses pengadilan hari Senin. Dia bersumpah bahwa dia tidak melakukan pelanggaran keamanan nasional.
Dia kemudian memilih untuk sepenuhnya menarik pengakuan masa lalunya setelah menyatakan bagian dari pernyataan sebelumnya dibuat-buat.
Lihat Juga :