Sudah Memakan 83 Manusia, Buaya Peneror Uganda Dinamai Osama

loading...
"Peter berteriak, 'Dia mematahkan kakiku'. Kemudian dia melepaskannya dan diseret ke danau. Beberapa hari kemudian kami menemukan kepala dan lengannya.”

Penduduk desa mulai meminta bantuan dan pada tahun 2005 buaya itu ditangkap dengan bantuan 50 pria dan petugas satwa liar setempat.

Beberapa orang ingin membunuh reptil itu, tetapi petugas satwa liar mengatakan kepada penduduk desa bahwa mereka tidak boleh membunuh binatang itu.

Jadi, reptil tersebut diberikan kepada pemilik peternakan buaya Uganda Crocs untuk digunakan dalam program pengembangbiakan mereka.

Mereka berharap buaya Osama akan menjadi bapak ratusan bahkan ribuan buaya raksasa yang kulitnya bisa diubah menjadi tas tangan bagi para fashionista di negara-negara seperti Italia dan Korea Selatan.

Peternakan juga berfungsi ganda sebagai objek wisata, dan anggota masyarakat dapat mampir untuk melihat 5.000 buaya yang digemukkan siap untuk disembelih.
(min)
halaman ke-2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top