Karyawan 'Aneh dan Kesepian' Bunuh 8 Orang di Dipo Kereta, Lalu Bunuh Diri
Kamis, 27 Mei 2021 - 11:50 WIB
loading...
A
A
A
Pihak berwenang mengatakan mereka sedang menyelidiki apakah tersangka mungkin telah membakar rumahnya sebelum mulai mengamuk dengan menembaki sejumlah orang.
Otoritas Transportasi Lembah Santa Clara (VTA) mengoperasikan tiga jalur kereta api dengan jalur rel lebih dari 65 km. VTA juga mengoperasikan sekitar 70 jalur bus di kota.
Santa Clara adalah daerah terbesar di Bay Area California dan merupakan tempat bagi Silicon Valley. Ini mencakup beberapa kota di California Utara termasuk Cupertino, San Jose dan Mountain View.
Berbicara dari dekat tempat kejadian perkara, Gubernur Gavin Newsom mengutuk siklus "bilas dan ulangi" penembakan massal di AS.
"Apa yang salah dengan Amerika Serikat? Kapan kita akan meletakkan tangan kita?" papar Newsom dari Partai Demokrat itu.
Presiden AS Joe Biden menyebut serangan itu sebagai "tragedi mengerikan" dan memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang saat dia kembali mendesak Kongres mengambil tindakan terhadap pengendalian senjata.
“Setiap nyawa yang tertembak peluru menembus jiwa bangsa kita. Kita bisa dan kita harus berbuat lebih banyak," tutur Biden.
Otoritas Transportasi Lembah Santa Clara (VTA) mengoperasikan tiga jalur kereta api dengan jalur rel lebih dari 65 km. VTA juga mengoperasikan sekitar 70 jalur bus di kota.
Santa Clara adalah daerah terbesar di Bay Area California dan merupakan tempat bagi Silicon Valley. Ini mencakup beberapa kota di California Utara termasuk Cupertino, San Jose dan Mountain View.
Berbicara dari dekat tempat kejadian perkara, Gubernur Gavin Newsom mengutuk siklus "bilas dan ulangi" penembakan massal di AS.
"Apa yang salah dengan Amerika Serikat? Kapan kita akan meletakkan tangan kita?" papar Newsom dari Partai Demokrat itu.
Presiden AS Joe Biden menyebut serangan itu sebagai "tragedi mengerikan" dan memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang saat dia kembali mendesak Kongres mengambil tindakan terhadap pengendalian senjata.
“Setiap nyawa yang tertembak peluru menembus jiwa bangsa kita. Kita bisa dan kita harus berbuat lebih banyak," tutur Biden.
(sya)
Lihat Juga :