Dukung Israel dan Abaikan Palestina, Negara-negara Uni Eropa Dihujat Keras

Rabu, 12 Mei 2021 - 01:01 WIB
loading...
A A A
“Bagaimana dengan mengutuk pendudukan ilegal di dalam negara asing??” ujar seorang pengguna, sementara pengguna lainnya mengecam pernyataan itu karena gagal mengutuk pembunuhan anak-anak Palestina oleh Israel.

Sementara itu, Kementerian Prancis untuk Eropa dan Luar Negeri merilis pernyataan yang menyatakan keprihatinan atas bentrokan dan kekerasan, tanpa menyebutkan bahwa keduanya dilakukan oleh pasukan Israel.

“Sekali lagi Prancis menyatakan keprihatinannya yang serius atas bentrokan dan kekerasan yang terjadi selama beberapa hari terakhir di Yerusalem, yang telah menyebabkan beberapa ratus orang terluka dan dapat menyebabkan eskalasi skala besar. Prancis mengecam keras tembakan roket tadi malam dari Jalur Gaza yang menargetkan wilayah Israel, yang melanggar hukum internasional," ungkap pernyataan itu.

Bertentangan dengan pernyataan lain, pernyataan Prancis tersebut menarik perhatian pada penggusuran paksa Israel atas warga Palestina, “Dalam hal ini, Prancis sangat prihatin dengan ancaman penggusuran paksa terhadap penduduk lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur, yang terkait dengan kebijakan pemukiman, yang ilegal menurut hukum internasional, dan memperburuk ketegangan. Prancis juga menegaskan kembali komitmennya untuk melestarikan status quo bersejarah di Temple Mount.”

Tidak seperti yang lain, pemimpin Skotlandia Nicola Sturgeon secara terbuka mengkritik Israel karena menyerang tempat ibadah.

“Menyerang tempat ibadah kapan saja adalah hal yang tercela, tetapi menyerang masjid selama Ramadhan sama sekali tidak dapat dipertahankan. Ini juga merupakan pelanggaran hukum internasional. Israel harus memperhatikan seruan untuk segera menghentikan kekerasan. #SheikhJarrah,” ungkap Sturgeon.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
5 Alasan Perseteruan...
5 Alasan Perseteruan AS dan Israel, Netanyahu Tak Bisa Dikendalikan
Gagal Minta Pertanggungjawaban...
Gagal Minta Pertanggungjawaban Israel, Iran Kecam Dewan Keamanan PBB
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon dan Gaza Meski Netanyahu Dimarahi Trump
Apa Itu Pax Silica?...
Apa Itu Pax Silica? Aliansi UE dan AS untuk Melawan Dominasi AI China
Blok Rusia Tekan Armenia:...
Blok Rusia Tekan Armenia: Pilih Tetap Jadi Sekutu atau Hengkang ke Uni Eropa!
Kemenhaj Serahkan Paket...
Kemenhaj Serahkan Paket Daging Dam Jemaah Haji Indonesia untuk Rakyat Palestina
Serangan Drone Iran...
Serangan Drone Iran Hantam Bandara Internasional Kuwait, Penerbangan Ditangguhkan
Acuhkan Pengumuman Gencatan...
Acuhkan Pengumuman Gencatan Senjata Trump, Israel Terus Bombardir Lebanon
Rekomendasi
Silmy Karim dan Dadan...
Silmy Karim dan Dadan Hindayana Terjerat Korupsi, Istana Hormati Proses Hukum
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Berita Terkini
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved