Khamenei Terkejut dengan Kritik Zarif terhadap Militer Iran

Senin, 03 Mei 2021 - 07:49 WIB
loading...
Khamenei Terkejut dengan...
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Foto/REUTERS/Khamenei.ir
A A A
TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengaku terkejut dengan kritik yang dilontarkan pejabat tinggi terhadap militer Teheran. Dia tidak menyebut nama, namun jelas bahwa komentarnya merujuk pada bocoran rekaman audio Menteri Luar Negeri (Menlu) Mohammad Javad Zarif.

"Kami baru-baru ini mendengar beberapa hal dari beberapa pejabat negara yang mengejutkan dan tidak menguntungkan," kata Khamenei dalam pidato yang disiarkan langsung di televisi Iran pada hari Minggu.

Baca juga: Geger Rekaman Zarif Ungkap Rebutan Kekuasaan Iran, IRGC Lebih Berkuasa

Khamenei, yang tidak menyebut nama Zarif dalam pidatonya, menuduh diplomat tertinggi Teheran menggemakan klaim Amerika Serikat (AS).

“Kita tidak boleh mengatakan hal-hal yang membuatnya tampak seperti mengulangi apa yang dikatakan Amerika,” katanya.

"Tugas kementerian luar negeri adalah melaksanakan kebijakan yang ditetapkan oleh badan dan pejabat atasan," ujar Khamenei yang dilansir Al Arabiya, Senin (3/5/2021).

"Tidak ada tempat di dunia ini yang kementerian luar negeri menentukan kebijakan luar negeri," lanjut dia.

Zarif Minta Maaf

Zarif melalui Instagram meminta maaf tak lama setelah pidato Khamenei. Dia minta maaf karena tidak menyenangkan sang pemimpin tertinggi.

"Saya sangat menyesal bahwa beberapa pandangan pribadi saya... telah mengecewakan pemimpin tertinggi yang mulia," tulis dia.

"Pernyataan Khamenei selalu menjadi faktor penentu bagi saya dan kolega saya," lanjut Zarif.

"Mematuhi Khamenei adalah kebutuhan yang tak terbantahkan bagi kebijakan luar negeri."

Dalam rekaman audio yang bocor, yang disiarkan Minggu lalu oleh stasiun televisi Iran International yang berbasis di London, Zarif terdengar mengeluh karena hanya memiliki sedikit pengaruh terhadap kebijakan luar negeri dibandingkan dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan komandannya yang terbunuh, Qassem Soleimani.

Soleimani mengepalai Pasukan Quds, lengan luar negeri IRGC, dan dianggap sebagai tokoh paling kuat di Iran setelah pemimpin tertinggi.

Dia tewas dalam serangan udara AS di Irak pada Januari 2020.

Baca juga: IRGC Geledah Kantor Presiden dan Menlu Iran soal Rekaman yang Bocor

Rekaman tersebut menyebabkan keributan di kalangan kelas politik di Iran, di mana kritik terhadap IRGC dan Soleimani menjadi garis merah.

Dalam sebuah posting di Instagram pada hari Minggu sebelumnya, Zarif mengatakan dia berharap keluarga Soleimani akan memaafkannya.

"Saya berharap orang-orang hebat Iran dan semua pecinta [Soleimani] dan terutama keluarga besar Soleimani, akan memaafkan saya," tulis dia.

Dalam posting di Instagram secara terpisah minggu lalu, Zarif mengatakan komentar "jujur" dalam rekaman itu disalahartikan sebagai kritik pribadi.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved