Media AS Sebut Biden akan Segera Akui Genosida Armenia

Kamis, 22 April 2021 - 19:58 WIB
loading...
Media AS Sebut Biden...
The Wall Street Journal melaporkan bahwa Presiden AS, Joe Biden diatur untuk secara resmi mengakui genosida Kekaisaran Ottoman terhadap orang-orang Armenia. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - The Wall Street Journal (WSJ) melaporkan bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) , Joe Biden diatur untuk secara resmi mengakui genosida Kekaisaran Ottoman terhadap orang-orang Armenia di awal abad ke-20. Pengakuan ini bisa membuat hubungan AS dan Turki akan semakin buruk.

Para pejabat AS yang dikutip oleh WSJ, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (22/4/2021), mengatakan bahwa pemimpin AS itu diharapkan menggambarkan deportasi, kelaparan, dan pembantaian orang-orang Armenia oleh Turki Ottoman yang dimulai pada tahun 1915 sebagai genosida.

Kemarin, lebih dari 100 anggota Kongres AS mendesak Biden untuk mengakui pembunuhan massal orang-orang Armenia yang tinggal di bawah Kekaisaran Ottoman pada awal abad lalu sebagai genosida. Baca juga: Sebelum Jatuhkan Sanksi, Joe Biden Beri Tahu Vladimir Putin

"Kami bergabung dengan komunitas Armenia Amerika yang bangga dan semua yang mendukung kebenaran dan keadilan dalam meminta agar Anda secara jelas dan langsung mengakui Genosida Armenia dalam pernyataan 24 April Anda," kata surat yang ditandatangani oleh 107 anggota parlemen AS itu.

Para anggota parlemen mencatat bahwa 24 April akan menandai peringatan ke-106 hari-hari pertama Genosida Armenia, pembunuhan sistematis terhadap 1,5 juta orang Armenia oleh Kekaisaran Ottoman dari 1915 hingga 1923.

Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Çavuşoglu telah mengatakanbahwa hubungan antara Washington dan Ankara akan memburuk jika pemerintahan Biden mengakui genosida tersebut. Baca juga: Biden: Perundungan Terhadap Umat Muslim Harus Dihentikan!
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Jenazah Khamenei Disemayamkan...
Jenazah Khamenei Disemayamkan di Teheran, Prosesi Pemakaman Digelar Sepekan
Trump Hentikan Seluruh...
Trump Hentikan Seluruh Kerja Sama Perdagangan dengan Spanyol, Kenapa?
Rekomendasi
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
Pesan Menyentuh dan...
Pesan Menyentuh dan Akhir Perjalanan Jordan Henderson di Piala Dunia 2026
Tak Mau Berhenti di...
Tak Mau Berhenti di Indonesian Idol, Dandy Panjawi Siap Sikat Casting Film hingga Rilis Mini Album?!
Berita Terkini
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Infografis
Lawan Houthi, AS akan...
Lawan Houthi, AS akan Kerahkan Kapal Induk Nuklir Kedua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved