Imbas Pandemi Corona, Swedia Krisis Donor Sperma

Kamis, 15 April 2021 - 18:54 WIB
loading...
Imbas Pandemi Corona,...
Swedia menghadapi kekurangan sperma yang akut untuk kehamilan yang dibantu, karena calon donor menghindari rumah sakit selama pandemi.
A A A
STOCKHOLM - Swedia menghadapi kekurangan sperma yang akut untuk kehamilan yang dibantu. Ini karena calon donor menghindari rumah sakit selama pandemi, menghentikan inseminasi di sebagian besar sistem perawatan kesehatan dan meningkatkan waktu tunggu selama bertahun-tahun.

"Kami kehabisan sperma. Kami tidak pernah memiliki donor yang begitu sedikit seperti tahun lalu," kata Ann Thurin Kjellberg, kepala unit reproduksi di Rumah Sakit Universitas Gothenburg, seperti dilansir Reuters pada Kamis (15/4/2021).

Dia menuturkan, kekurangan itu berarti waktu tunggu untuk kehamilan yang dibantu telah melonjak dari sekitar enam bulan menjadi sekitar 30 bulan pada tahun lalu. Baca juga: Ajarkan Anak Menghargai Makanan, Brand Asal Swedia Ini Luncurkan Buku Cerita Bana

"Ini fenomena nasional. Kami telah kehabisan persediaan di Gothenburg dan Malmo, mereka akan segera habis di Stockholm," tambahnya, menyebut tiga wilayah terpadat di negara itu," ucap Thurin Kjellberg, seperti dilansir Reuters pada Kamis (15/4/2021).

Berdasarkan hukum Swedia, sampel sperma hanya dapat digunakan oleh maksimal enam wanita. Sebagian besar sperma yang disumbangkan di Swedia telah mencapai kapasitas legal ini, yang berarti bahwa di banyak wilayah, kehamilan dengan bantuan hanya tersedia untuk wanita yang pernah menggunakan sampel sperma tertentu sebelumnya.

Margareta Kitlinski, yang menjalankan unit reproduksi di Rumah Sakit Universitas Skane, klinik terbesar di Swedia, mengatakan dibutuhkan sekitar delapan bulan untuk memproses donor karena banyak tes yang terlibat,

"Jika Anda memiliki 50 orang yang menghubungi Anda, paling banyak hanya setengah dari mereka yang bisa menjadi donor," kata Kitlinski. Baca juga: Alat Pengencang Wajah dengan Teknologi Microcurrent dan T-Sonic Pulsations

Beberapa wilayah Swedia telah menggunakan media sosial untuk mendorong calon pendonor pria untuk mendonorkan sperma mereka.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suami Bejat, Terbukti...
Suami Bejat, Terbukti Bantu 120 Pria Beli Layanan Seks Istrinya
Negara NATO Ini Ingin...
Negara NATO Ini Ingin Beli Rudal yang Mampu Menghancurkan Rusia
Ukraina Beli 150 Jet...
Ukraina Beli 150 Jet Tempur Gripen Swedia, Perang Melawan Rusia Kian Panas
Anggota NATO Ini Minta...
Anggota NATO Ini Minta Warganya untuk Siap Siaga Hadapi Perang dengan Rusia
Warga Swedia Berlomba...
Warga Swedia Berlomba Timbun Makanan untuk Hadapi Perang Dunia III
3 Peneliti Sistem Kekebalan...
3 Peneliti Sistem Kekebalan Tubuh dari AS dan Jepang Raih Nobel Kedokteran
Lupakan Pil, Dokter...
Lupakan Pil, Dokter Swedia Mulai Resepkan Traveling untuk Penyebuhan Penyakit
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Abaikan Trump, Israel...
Abaikan Trump, Israel Terus Gempur Lebanon
Rekomendasi
Ranking FIFA Timnas...
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik usai Tumbangkan Mozambik?
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
PMGO 2026 Cetak Rekor...
PMGO 2026 Cetak Rekor Guinness, Lebih dari 1,2 Juta Pendaftar Turnamen
Berita Terkini
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Infografis
Krisis Kepercayaan pada...
Krisis Kepercayaan pada F-35 Dorong Eropa Kembangkan Jet Tempur Gen 6
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved