Inggris Puji Langkah Saudi Dalam Perlindungan Lingkungan

Selasa, 06 April 2021 - 17:35 WIB
loading...
Inggris Puji Langkah...
Duta Besar Inggris untuk Saudi, Neil Crompton memuji Riyadh atas komitmen mereka untuk memerangi perubahan iklim melalui inisiatif Saudi Green dan Middle East Green. Foto/Ist
A A A
RIYADH - Inggris meyampaikan kekagumannya atas pekerjaan yang dilakukan pemerintah Arab Saudi untuk melindungi dan melestarikan lingkungan. Upaya melawan perubahan iklim, seperti diketahui adalah bagian dari visi 2030 Saudi.

Duta Besar Inggris untuk Saudi, Neil Crompton memuji otoritas Saudi atas komitmen mereka untuk memerangi perubahan iklim melalui inisiatif Saudi Green dan Middle East Green.

Crompton mengatakan, aspek penting dari inisiatif tersebut berfokus pada perlindungan lingkungan Laut Merah, termasuk terumbu karangnya. Baca juga: Lindungi Bumi, Putra Mahkota Saudi Umumkan 2 'Inisiatif Hijau'

Menurutnya, hal ini penting untuk kehidupan laut, termasuk lumba-lumba dan penyu, yang menambah daya tarik pantai sebagai tujuan wisata.

“Kawasan ini dipenuhi dengan proyek pariwisata yang luar biasa baru-baru ini diumumkan dan mereka juga bertujuan untuk melindungi lingkungan dan keanekaragamannya serta melindungi kawasan ini untuk generasi mendatang,” kata Crompton, seperti dilansir Arab News pada Selasa (6/4/2021).

Diumumkan oleh Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman pekan lalu, inisiatif Saudi Green dan Middle East Greenbertujuan untuk mengurangi emisi karbon hingga 60 persen di wilayah tersebut. Baca juga: Kapasitas Operasional Masjidil Haram Ditingkatkan selama Ramadhan

Untuk mencapai hal ini, Saudi menyerukan kemitraan antar negara untuk memerangi tantangan lingkungan yang dihadapi kawasan. Rencana tersebut termasuk proyek aforestasi dan upaya untuk melindungi lingkungan laut.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
3 Fakta Kepulauan Chagos...
3 Fakta Kepulauan Chagos yang Akan Dibeli AS, Salah Satunya Jadi Kekuatan Militer Amerika-Inggris
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Laba Maskapai Penerbangan...
Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 
Rekomendasi
Korea Selatan vs Republik...
Korea Selatan vs Republik Ceko: Konsistensi Kontra Jago Bola Mati
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Gulung Afrika Selatan 2-0
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Berita Terkini
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved