15 Orang Tewas dan 400 Orang Hilang dalam Kebakaran Kamp Rohingya

Selasa, 23 Maret 2021 - 17:42 WIB
loading...
15 Orang Tewas dan 400...
Kamp pengungsi Rohingya hangus terbakar di Coxs Bazar, Bangladesh, 23 Maret 2021. Foto/REUTERS/Ro Yassin Abdumonab
A A A
DHAKA - Sebanyak 15 orang tewas dalam kebakaran besar yang melanda kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh .

Selain itu, 400 orang masih hilang dalam kebakaran itu, menurut keterangan badan pengungsi PBB pada Selasa (23/3).

“Ini sangat besar, sangat menghancurkan,” ungkap Johannes van der Klaauw dari UNHCR, yang bergabung dengan pengarahan Jenewa secara virtual dari Dhaka, Bangladesh.

Baca juga: Pejabat Bangladesh Selidiki Penyebab Kebakaran di Kamp Rohingya

“Kita masih memiliki 400 orang yang belum ditemukan, mungkin di suatu tempat di reruntuhan,” papar dia.

Baca juga: Kebakaran Besar Hancurkan Kamp Pengungsi Rohingya di Bangladesh

Dia menambahkan UNHCR memiliki laporan tentang 560 orang terluka dan 45.000 orang mengungsi akibat kebakaran itu.

Lihat infografis: China Curiga Mobil Buatan Tesla Jadi Mata-mata

Sebelumnya dilaporkan, para pejabat Bangladesh mulai menyelidiki penyebab kebakaran besar yang menewaskan beberapa orang di kamp pengungsi Rohingya.

Saat ini para petugas menyisir puing-puing untuk mencari lebih banyak korban pada Selasa (23/3).

Kebakaran menghancurkan kamp Balukhali dekat kota tenggara Cox's Bazar pada Senin malam (22/3), membakar ratusan rumah gubuk saat orang-orang bergegas menyelamatkan harta benda mereka yang sedikit.

Polisi sejauh ini mengkonfirmasi hanya dua kematian setelah mayat-mayat itu ditemukan.

Saksi mata Rohingya mengatakan beberapa orang tewas dalam kobaran api yang menyebabkan puluhan ribu orang tidak memiliki tempat berlindung.

Beberapa saksi mata mengatakan pagar kawat berduri di sekitar kamp menjebak banyak orang sehingga para korban tak dapat menyelamatkan diri.

Sejumlah badan kemanusiaan internasional terkemuka menyerukan pemindahan pagar kawat berduri itu.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Bangladesh Selamatkan...
Menteri Bangladesh Selamatkan 'Donald Trump' dari Penyembelihan di Hari Raya Iduladha
Kebakaran Hebat Lumat...
Kebakaran Hebat Lumat Pangkalan Inggris yang Digunakan Pesawat AS Bombardir Iran
Markas Kebakaran dan...
Markas Kebakaran dan Bos Diduga Tewas, Yakuza Jepang Rapat Darurat
Lagi, Kapal Induk Nuklir...
Lagi, Kapal Induk Nuklir AS Dilanda Kebakaran, 3 Pelaut Terluka
BNP Menang Pemilu Bangladesh,...
BNP Menang Pemilu Bangladesh, Raih 209 dari 297 Kursi
Dubes LBBP RI Listyowati...
Dubes LBBP RI Listyowati Serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Bangladesh
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Luís Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Sejumlah GOR di Jakarta...
Sejumlah GOR di Jakarta Disiapkan untuk Warga Nobar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Infografis
Membaca Kode Keras dalam...
Membaca Kode Keras dalam 15 Beat yang Muncul saat Kerusuhan Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved