Shahab-3, Rudal Iran Paling Menakutkan Penjangkau Seluruh Timur Tengah Termasuk Israel

Sabtu, 20 Maret 2021 - 07:59 WIB
loading...
A A A
Namun, dia juga menegaskan bahwa Amerika memiliki masalah-masalah terkait perilaku Iran.
"Kami memiliki masalah mendasar dengan tindakan Iran di seluruh rangkaian hal apakah itu dukungan untuk terorisme, apakah itu program rudal balistik yang semakin berbahaya, entah itu tindakan destabilisasi di seluruh wilayah," paparnya.

Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan kepada CBS News pada bulan Februari bahwa kemampuan rudal Iran juga telah meningkat secara dramatis, baik selama masa jabatan terakhir Presiden Barack Obama maupun di era Presiden Donald Trump.

"Pandangan kami adalah bahwa jika kita dapat kembali ke diplomasi dan memasukkan program nuklir Iran ke dalam kotak, itu akan menciptakan platform untuk membangun upaya global, termasuk mitra dan sekutu di kawasan dan di Eropa dan di tempat lain, untuk mengambil alih ancaman signifikan lainnya yang ditimbulkan Iran, termasuk masalah rudal balistik," kata Sullivan.

Tetapi Teheran telah lama menolak isyarat negosiasi yang melibatkan misilnya. Melalui kampanye "tekanan maksimum", Trump dan para pejabat tingginya menekankan bahwa tidak dapat diterima bagi Iran untuk terus mengerjakan rudal balistiknya.

Hatami mengatakan pada hari Kamis bahwa angkatan bersenjata Iran telah bertahan lebih lama dari mantan presiden AS Donald Trump.

"Banyak dari langkah-langkah ini telah dan sedang diambil dengan tujuan untuk mengatasi Republik Islam Iran," kata Hatami, mengacu pada sanksi; tekanan militer di seluruh wilayah; dan pembunuhan komandan IRGC Mayor Jenderal Qassem Soleimani dan ilmuwan nuklir Mohsen Fakhrizadeh.

"Pada akhirnya, bagaimanapun, kami melihat bahwa konspirasi jahat musuh gagal dan dinamika regional berubah menjadi tidak menguntungkan bagi Amerika Serikat dan sekutunya," kata Hatami.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Putin: Ukraina Minta...
Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan
Rekomendasi
Argentina Bawa 500 Kg...
Argentina Bawa 500 Kg Daging Sapi Premium, Tradisi Barbeku Jadi Senjata Messi Cs di Piala Dunia 2026
Kejutan, Jerman Kebobolan...
Kejutan, Jerman Kebobolan Lawan Paraguay di Babak Pertama
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Berita Terkini
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved