Korut Sebut Pendekatan Joe Biden Trik Murahan

Jum'at, 19 Maret 2021 - 06:25 WIB
loading...
Korut Sebut Pendekatan...
Korut secara resmi menolak melakukan kontak apa pun dengan AS. Foto/Ilustrasi
A A A
SEOUL - Korea Utara (Korut) secara resmi menolak pendekatan yang dilakukan pemerintahan Presiden Joe Biden dengan seorang pejabat tinggi negara itu mengatakan tidak ada kontak dengan Washington sampai Amerika Serikat (AS) mengubah sikap bermusuhannya terhadap Pyongyang.

"Apa yang telah didengar dari AS sejak kemunculan rezim baru hanyalah teori gila tentang 'ancaman dari Korea Utara' dan retorika tak berdasar tentang 'denuklirisasi lengkap'," kata Wakil Menteri Luar Negeri Pertama Korut Choe Son-hui dalam pernyataan yang dirilis pada Kamis oleh KCNA, kantor berita resmi Korut yang dinukil Russia Today, Jumat (19/3/2021).

Menurutnya Washington hanya berusaha terlihat menarik di mata semua orang dengan mengatakan bahwa tidak ada dialog yang mungkin dilakukan sampai latihan militer di wilayah tersebut dan jenis tekanan lainnya dihentikan oleh AS.

Baca juga: Adik Kim Jong-un Warning AS: Jangan Bikin Bau Busuk Jika Ingin Tidur Nyenyak

Washington telah melakukan latihan militer tahunan dengan Seoul, menyatakan ini sebagai rencana pertahanan dalam hubungannya dengan Korut. Pyongyang menganggap latihan itu sebagai ancaman. Latihan itu diperkecil dan kemudian dipindahkan ke lapangan virtual karena pandemi COVID-19, namun ada laporan bahwa latihan perang dapat diperbarui.

Lebih jauh, Choe menyebut upaya pemerintah baru AS untuk mendekati Korut sebagai "trik murahan." Ini sekaligus mengonfirmasi bahwa Washington telah mengirim pesan dan email, tetapi mengatakan upaya ini tidak mendapat jawaban. Awal bulan ini, Gedung Putih juga mengonfirmasi upayanya untuk mendekati Korut.

Mendengar pernyataan resmi Korut, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan Washington tidak hanya akan mempertimbangkan opsi diplomatik dalam menangani Korut.

"Tekanan juga ada di atas meja," ujar Blinken pada briefing bersama dengan pejabat Korea Selatan (Korsel) di Seoul pada hari Kamis.

"Presiden Biden berencana untuk menyelesaikan tinjauan kebijakan Korea Utara...termasuk melanjutkan opsi tekanan dan potensi diplomasi di masa depan," urai Blinken.

Baca juga: Kim Jong-un Cuekin Pendekatan di Balik Layar Joe Biden

Berbagai jenis titik tekanan dipertimbangkan di samping diplomasi, jelasnya. "Dalam arti tertentu, semuanya ada di atas meja," imbuhnya.

Belum ada kemajuan dalam meningkatkan hubungan kedua negara sejak 2019, ketika mantan presiden AS Donald Trump mengukir sejarah dengan menjadi pemimpin Amerika pertama yang menginjakkan kaki di tanah Korut. Sementara negosiasi sejak itu terhenti, para pejabat regional percaya pertemuan puncak seperti yang dilakukan antara Trump dan Pemimpin Korut Kim Jong-un dapat digunakan sebagai dasar untuk memperbaiki situasi di wilayah tersebut.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Iran Bantah Mohon ke...
Iran Bantah Mohon ke Trump Hentikan Serangan: Tak Ada Komunikasi Apa pun!
Rekomendasi
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Berita Terkini
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved