Pentagon Sebut Rusia Masih Jadi Ancaman Utama AS dan Eropa

loading...
Pentagon Sebut Rusia Masih Jadi Ancaman Utama AS dan Eropa
Pentagon sebut Rusia, meskipun ada sanksi ekonomi yang dijatuhkan padanya, tetap menjadi ancaman eksistensial bagi Amerika Serikat (AS) dan sekutu Eropa. Foto/REUTERS
WASHINGTON - Rusia , meskipun ada sanksi ekonomi yang dijatuhkan padanya, tetap menjadi ancaman eksistensial bagi Amerika Serikat (AS) dan sekutu Eropa. Hal itu diungkapkan komandan Komando Eropa AS,Tod D. Wolters.

Berbicara saat Simposium Perang Luar Angkasa Asosiasi Angkatan Udara, Wolters menuturkan, meskipun ada tekanan dari dunia internasiona, melalui sanksi, Rusia masih melanjutkan tindakan merusak mereka. Baca juga: AS Ingatkan Mesir Tidak Beli Senjata dari Rusia

“Kita berada di era persaingan kekuatan global. Menang di era ini memastikan bahwa persaingan kekuatan global tidak menjadi perang kekuatan global,” ucapnya, seperti Tass pada Kamis (25/2/2021).

"Terlepas dari kecaman internasional yang meluas dan sanksi ekonomi yang terus berlanjut, Rusia terlibat dalam aktivitas yang tidak stabil dan merusak di seluruh dunia, dengan banyak dari aktivitas itu terjadi di Eropa," sambungnya.

Dia kemudian menyebutkan sejumlah tuduhan terhadap Rusia. Salah satunya adalah Rusia berusaha mengintimidasi, melemahkan, dan memecah belah sekutu dan mitra AS.



"Rusia tetap menjadi ancaman eksistensial abadi bagi ASdan sekutu Eropa kami," ujarnya. Baca juga: Media Rusia Putar Rekaman Legenda Mossad Eli Cohen Keluyuran di Damaskus

Pada saat yang sama,Wolters menyebut bahwa Rusia dan China terus memiliterisasi kawasan Arktik dan berusaha membangun pijakan ekonomi untuk mendapatkan pengaruh atas pemerintahan kawasan.
(esn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top