Inggris Ancam Bekukan Aset Rusia

loading...
Inggris Ancam Bekukan Aset Rusia
Inggris mengancam akan membekukan aset Rusia jika dianggap membahayakan nyawa atau properti warganya. Foto/Ilustrasi
LONDON - Otoritas Inggris akan membekukan aset Rusia mana pun jika mereka menemukan bukti yang menunjukkan bahwa aset semacam itu dapat digunakan untuk mengancam nyawa atau properti warga Inggris. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Inggris Wendy Morton.

Lebih lanjut, Morton mengatakan, London mempertahankan sanksi lebih lanjut terhadapMoskow atas penahanan tokoh oposisi Alexei Navalny di bawah tinjauan terus-menerus, tetapi menolak untuk menjelaskan secara rinci.

"Namun itu tidak akan tepat untuk berkomentar pada tahap ini tentang kemungkinan penunjukan di masa depan karena ini dapat merusak dampaknya," Morton menambahkan seperti dikutip dari Sputnik, Kamis (28/1/2021).





Morton membuat pernyataannya saat dia mengulangi klaim sebelumnya oleh otoritas Inggris atas dugaan campur tangan Rusia dalam pemilihan umum 2019 di Inggris. Meskipun tidak jelas bagaimana campur tangan itu dilakukan, London sejauh ini gagal menunjukkan bukti.

Terkait dengan ancaman terhadap nyawa atau properti warga Inggris, di masa lalu Inggris mengambil tindakan terhadap Rusia atas tuduhan lain yang tidak berdasar. London menuduh Kremlin mendalangi peracunan mantan mata-mata Rusia Sergei Skripal dan putrinya Yulia di Salisbury pada Maret 2018. Pada saat itu, London mengklaim bahwa Moskow diduga telah membahayakan nyawa warganya dengan tindakan yang dituduhkannya tersebut.

Kremlin dengan keras membantah tuduhan Inggris, menunjukkan bahwa London "menunjuk" para pelaku peracunan Skripal bahkan sebelum penyelidikan atas masalah tersebut dimulai. Moskow berulang kali menuntut akses ke file kasus, serta akses diplomatik ke mantan warga negaranya. Namun, kedua permintaan tersebut ditolak dalam banyak kesempatan.



Baca juga: Dapat Paket Mencurigakan, Karyawan Pabrik Vaksin Covid-19 di Inggris Dievakuasi
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top