Dianggap Langgar Privasi, Facebook Blokir Chatbot Netanyahu
Selasa, 26 Januari 2021 - 05:05 WIB
loading...
PM Israel Benjamin Netanyahu disuntik vaksin Covid-19. Foto/REUTERS
A
A
A
TEL AVIV - Facebook menghapus postingan dan menangguhkan bot messenger dari page (halaman) Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu.
Pemblokiran itu dilakukan setelah memposting bahwa dia ingin nomor telepon untuk menelepon dan meyakinkan orang untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19.
Netanyahu pada Kamis memposting video di Twitter yang mendorong warga lanjut usia untuk divaksinasi dan diakhiri dengan kalimat, "Jika Anda mengenal seseorang yang gugup mendapatkan vaksinasi, kirimkan saya nama dan nomor telepon mereka, mungkin mereka akan mendapat panggilan telepon kejutan dari saya dan saya akan meyakinkan mereka."
Baca juga: Kepala Mossad Israel Bertemu Biden, Bahas Kesepakatan Nuklir Iran
Bot Facebook memposting baris yang mirip dengan page perdana menteri, yang kemudian dihapus oleh Facebook karena masalah privasi. Video itu masih ada di Twitter.
Baca infografis: Madinah Dinobatkan Sebagai Kota Paling Sehat Sedunia oleh WHO
"Berdasarkan kebijakan privasi kami, kami tidak mengizinkan konten yang membagikan atau meminta informasi medis orang," ungkap juru bicara Facebook.
Pemblokiran itu dilakukan setelah memposting bahwa dia ingin nomor telepon untuk menelepon dan meyakinkan orang untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19.
Netanyahu pada Kamis memposting video di Twitter yang mendorong warga lanjut usia untuk divaksinasi dan diakhiri dengan kalimat, "Jika Anda mengenal seseorang yang gugup mendapatkan vaksinasi, kirimkan saya nama dan nomor telepon mereka, mungkin mereka akan mendapat panggilan telepon kejutan dari saya dan saya akan meyakinkan mereka."
Baca juga: Kepala Mossad Israel Bertemu Biden, Bahas Kesepakatan Nuklir Iran
Bot Facebook memposting baris yang mirip dengan page perdana menteri, yang kemudian dihapus oleh Facebook karena masalah privasi. Video itu masih ada di Twitter.
Baca infografis: Madinah Dinobatkan Sebagai Kota Paling Sehat Sedunia oleh WHO
"Berdasarkan kebijakan privasi kami, kami tidak mengizinkan konten yang membagikan atau meminta informasi medis orang," ungkap juru bicara Facebook.
Lihat Juga :