Pelaku Penyerbuan Capitol 'QAnon Shaman' Minta Pengampunan dari Trump
Jum'at, 15 Januari 2021 - 14:25 WIB
loading...
A
A
A
Chansley, yang juga menggunakan nama Jake Angeli atau QAnon Shaman, menjadi viral karena pakaiannya yang liar selama kerusuhan tersebut. Ia mengenakan topi berbulu bertanduk dan mencat wajahnya merah, putih dan biru.
Bertelanjang dada, ahli teori konspirasi ini mengacungkan tombak yang menggantungkan bendera Amerika saat dia membuat dirinya tontonan di panggung Senat AS.
Baca juga: Penggerak Rusuh Maut US Capitol: 3 Anggota Kongres Bantu Penyerbuan
"Pakaiannya konsisten dengan keyakinan Shaman yang dianutnya sejak lama," ungkap pengacaranya.
Chansley menyerahkan diri pada hari Sabtu dan menghadapi tuduhan melanggar ketertiban, masuk dengan cara kekerasan dan secara ilegal berada di ruang terbatas di dalam halaman Capitol.
Tapi Watkins mengatakan kliennya bersikap "damai dan patuh" selama penyerbuan, yang menewaskan lima orang, termasuk seorang petugas polisi.
Bertelanjang dada, ahli teori konspirasi ini mengacungkan tombak yang menggantungkan bendera Amerika saat dia membuat dirinya tontonan di panggung Senat AS.
Baca juga: Penggerak Rusuh Maut US Capitol: 3 Anggota Kongres Bantu Penyerbuan
"Pakaiannya konsisten dengan keyakinan Shaman yang dianutnya sejak lama," ungkap pengacaranya.
Chansley menyerahkan diri pada hari Sabtu dan menghadapi tuduhan melanggar ketertiban, masuk dengan cara kekerasan dan secara ilegal berada di ruang terbatas di dalam halaman Capitol.
Tapi Watkins mengatakan kliennya bersikap "damai dan patuh" selama penyerbuan, yang menewaskan lima orang, termasuk seorang petugas polisi.
Lihat Juga :