Kim Jong-un Absen Perayaan 'Hari Matahari' di Tengah Pandemi COVID-19
Jum'at, 17 April 2020 - 10:31 WIB
loading...
A
A
A
Menurut kantor berita Korea Selatan, Yonhap, Kim Jong-un belum pernah mengunjungi makam selama liburan sejak mewarisi kekuasaan pada 2011. Media pemerintah biasanya melaporkan kunjungan ke situs itu pada hari yang sama atau pagi berikutnya.
Surat kabar resmi partai yang berkuasa di Korea Utara, Rodong Sinmun, juga tidak menunjukkan kehadiran Kim Jong-un, tetapi sebuah keranjang bunga diletakkan di situs makam dengan sebuah spanduk bertuliskan namanya.
Beberapa pengamat Korea Utara berteori bahwa Kim Jong-un mungkin telah melewatkan perayaan "Hari Matahari" karena kekhawatiran tentang pandemi COVID-19. Meski mengklaim nol kasus infeksi COVID-19, Korut tetap menerapkan langkah-langkah social distancing atau menjaga jarak sosial.
Pada akhir Maret, harian Jepang Yomiuri Shimbun melaporkan bahwa lebih dari 100 tentara Korea Utara yang ditempatkan di perbatasan dengan China meninggal karena virus itu. Surat kabar Korea Selatan Chosun Ilbo juga mengklaim bahwa Kim Jong-un menghabiskan "waktu yang cukup" jauh dari ibu kota negara, Pyongyang, karena virus itu.
Tetapi seorang pejabat di Kementerian Unifikasi Korea Selatan mengatakan kepada Yonhap bahwa Kim Jong-un telah mengunjungi mausoleum pada pertengahan Februari untuk ulang tahun ayahnya ketika virus corona baru menyebar semakin cepat di wilayah tersebut.
"Akan sangat luar biasa jika Kim terbukti tidak berkunjung ke sana," kata pejabat itu Kamis dengan syarat anonim. "Mungkin ada berbagai analisis, termasuk kaitan termudah dengan COVID-19."
Surat kabar resmi partai yang berkuasa di Korea Utara, Rodong Sinmun, juga tidak menunjukkan kehadiran Kim Jong-un, tetapi sebuah keranjang bunga diletakkan di situs makam dengan sebuah spanduk bertuliskan namanya.
Beberapa pengamat Korea Utara berteori bahwa Kim Jong-un mungkin telah melewatkan perayaan "Hari Matahari" karena kekhawatiran tentang pandemi COVID-19. Meski mengklaim nol kasus infeksi COVID-19, Korut tetap menerapkan langkah-langkah social distancing atau menjaga jarak sosial.
Pada akhir Maret, harian Jepang Yomiuri Shimbun melaporkan bahwa lebih dari 100 tentara Korea Utara yang ditempatkan di perbatasan dengan China meninggal karena virus itu. Surat kabar Korea Selatan Chosun Ilbo juga mengklaim bahwa Kim Jong-un menghabiskan "waktu yang cukup" jauh dari ibu kota negara, Pyongyang, karena virus itu.
Tetapi seorang pejabat di Kementerian Unifikasi Korea Selatan mengatakan kepada Yonhap bahwa Kim Jong-un telah mengunjungi mausoleum pada pertengahan Februari untuk ulang tahun ayahnya ketika virus corona baru menyebar semakin cepat di wilayah tersebut.
"Akan sangat luar biasa jika Kim terbukti tidak berkunjung ke sana," kata pejabat itu Kamis dengan syarat anonim. "Mungkin ada berbagai analisis, termasuk kaitan termudah dengan COVID-19."
Lihat Juga :