Kolaborasi Antar Negara Dalam Hadapi Covid-19 Adalah Keharusan

Kamis, 16 April 2020 - 21:19 WIB
loading...
Kolaborasi Antar Negara...
Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi mengatakan saat ini kolaborasi dengan negara lain untuk menghadapi pandemi Covid-19 sangat krusial. Foto/Kemlu RI
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi mengatakan saat ini kolaborasi dengan negara lain untuk menghadapi pandemi Covid-19 sangat krusial. Dia menegaskan, kolaborasi bukan hanya penting, tapi sebuah keharusan.

Retno, yang berbicara dalam konferensi pers virtual pada Kamis (16/4/2020), mengatakan, Indonesia saat ini mencoba mencari cara-cara inovatif dengan negara lain dalam upaya melawan Covid-19.

"Lewat bilateral, kami mencoba mengeksplorasi cara-cara yang lebih inovatif dengan meningkatkan kerja sama antara negara-negara dengan bahan baku, negara dengan teknologi dan kapasitas sumber daya manusia," ucapnya.

"Sebagai contoh, Indonesia dan Korea Selatan (Korsel), serta Indonesia dan Jepang, memiliki skema gabungan untuk suplai peralatan medis, sepeti APD. Indonesia menghargai kerjasama yang dilakukan dengan sembilan negara, 55 LSM dan delapan organiasi internasional dalam pemberian masker, alat tes cepat dan APD," sambungnya.

Dia mengatakan, Indonesia masih membutuhkan bantuan berupa APD, ventilator, termometer, RT PCR, reagen, dan lain sebagainya. "Saya telah melakukan komunikasi intensif dengan dengan banyak Menteri Luar Negeri dan saya akan terus melakukanya," ujarnya.

Jumlah infeksi Covid-19 di Indonesia sendiri saat ini 5.516 orang, 496 di antaranya meninggal dunia. Sementara itu, jumlah pasien yang telah sembuh berjumlah 548 orang.

"Kita patut bersyukur pada hari ini akumulasi pasien sembuh di DKI sebanyak 202 pasien di Jawa Timur 86 pasien, Sulawesi Selatan 42 pasien, Bali 32 pasien, Jawa Barat 218. Sehingga jumlah totalnya adalah 548 pasien," ucap Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Serangan Drone Iran...
Serangan Drone Iran Hantam Bandara Internasional Kuwait, Penerbangan Ditangguhkan
Terungkap! Israel Sudah...
Terungkap! Israel Sudah Siapkan Perang Berhari-hari Lawan Iran, Panggil Tentara Cadangan
Rekomendasi
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU Polri Jadi UU
SPMB Banten 2026 Jalur...
SPMB Banten 2026 Jalur Domisili Sekolah Dibuka Besok, Simak Syaratnya
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
Berita Terkini
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved